SuaraBojonegoro.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kapas sukses menggelar Lomba Mewarnai yang berlangsung meriah sebagai bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah. Acara yang diselenggarakan pada Sabtu (22/11) di MI Muhammadiyah 21 Kapas ini berhasil menarik perhatian 140 peserta cilik dari 22 sekolah tingkat PAUD/TK/RA se-Kecamatan Kapas dan sekitarnya.
Mengusung tema “Warna Ceria untuk Masa Depanku”, lomba ini bukan sekadar ajang kreativitas, melainkan sebuah wadah bagi anak-anak untuk menuangkan harapan dan cita-cita. Objek gambar yang diwarnai memiliki makna filosofis mendalam:
Masjid: Melambangkan pentingnya iman dan takwa sebagai bekal hidup.
Keceriaan terpancar dari wajah para peserta yang memenuhi halaman sekolah sejak pukul 08.00 WIB. Yang menarik, panitia menerapkan prinsip “Ta’awun” (tolong-menolong) yang menjadi ciri khas Muhammadiyah, dengan menggratiskan seluruh biaya partisipasi.
”Semua pelaksanaan lomba mewarnai ini gratis tanpa biaya. Bahkan peserta pulang membawa piala dan snack gratis dari panitia, termasuk hidangan yang ramah tanpa kolesterol bagi wali yang mengantar. Karena di Muhammadiyah sudah biasa ta’awun untuk kemakmuran dan kesejahteraan,” jelas Muhammad Yusron, Sekretaris PCM Kapas, saat membuka acara.
Sebagai bentuk penghargaan dan dorongan untuk terus berprestasi, seluruh 140 peserta yang berjuang di lomba ini mendapatkan piala dan sertifikat partisipasi. Panitia juga memanjakan para wali murid yang mendampingi dengan menyediakan hidangan sehat bebas kolesterol.
Ketua Panitia, Miftahul Khoiri, menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme yang tinggi.
“Terima kasih kepada semua peserta yang sudah berjuang di lomba ini. Semoga ke depan bisa lebih semarak lagi,” ungkapnya.
Lomba Mewarnai Milad 113 Muhammadiyah ini terbukti tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga berhasil mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan anak usia dini di wilayah Kapas. (Lis/Red)








