BLT DBHCHT 2026 di Bojonegoro Mulai Disalurkan, 15.972 Buruh Rokok Terima Rp875 Ribu

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 di PT Gelora Djaja BJN 2, Rabu (13/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada buruh pabrik rokok dan buruh tani tembakau sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pekerja sektor tembakau.

Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa penerima BLT DBHCHT tahun ini mencapai 15.972 buruh pabrik rokok yang berasal dari 42 perusahaan di Bojonegoro serta enam perusahaan di luar Kabupaten Bojonegoro. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp875 ribu.

Cakupan penerima tahun ini lebih luas dibanding sebelumnya karena melibatkan pekerja lintas kabupaten, termasuk warga Bojonegoro yang bekerja di pabrik rokok daerah tetangga. Sementara itu, data penerima dari kalangan petani tembakau masih dalam proses pendataan.

Baca Juga:  Infrastruktur Maju, Ekonomi Melaju: Menengok Efek Domino TMMD 129 Bojonegoro bagi UMKM Lokal

“Kalau dulu hanya lingkup Bojonegoro, kalau sekarang ada lintas seperti warga Bojonegoro yang bekerja sebagai buruh pabrik rokok di kabupaten tetangga,” ujar Agus Susetyo.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengatakan total anggaran BLT DBHCHT Tahun 2026 mencapai Rp16 miliar. Namun jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 50 persen dibanding tahun 2025 akibat berkurangnya alokasi dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah seiring kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, Pemkab Bojonegoro tetap memprioritaskan penyaluran bantuan bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap industri hasil tembakau dan pendapatan negara.

“Dalam BLT DBHCHT tahun ini ada kenaikan kuota buruh yang mendapatkan dan semoga tahun kedepan tidak berkurang lagi alokasi dana nya” ujar Nurul Azizah.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri Bojonegoro Periksa Empat Camat Soal Pengadaan Mobil Siaga Desa

Manajer PT Gelora Djaja BJN 2, Hendra Bachtiar, menyambut baik penyaluran BLT DBHCHT tersebut. Menurutnya, bantuan tunai ini diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan para buruh rokok, khususnya karyawan dan masyarakat sekitar pabrik.

Ia menyebut kondisi ekonomi saat ini cukup memberikan dampak signifikan bagi para pekerja industri rokok, mulai dari regulasi hingga kenaikan harga kebutuhan. Karena itu, bantuan DBHCHT dinilai sangat dinantikan para buruh.

“Pembagian hasil cukai tembakau lewat BLT DBHCHT ini memang sangat kami nantikan, terutama bagi rekan-rekan buruh yang selama ini menjadi pejuang rokok dan pejuang pendapatan negara,” ujar Hendra. (Rif/Red)