Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar doa dan tahlil bersama masyarakat Kecamatan Temayang.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Desa Pancur dan diikuti oleh warga se-Kecamatan Temayang serta pengurus PAC PDI Perjuangan Temayang.
Bambang Sutriyono, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro, menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan kembali jasa para pahlawan.
”Untuk mengenang para pahlawan yang merebut kemerdekaan dengan darah, nyawa, dan mengorbankan harta serta keluarga, sangat tepat jika kita isi dengan renungan dan gelar doa seperti saat ini,” ujar Bambang Ketua DPC PDI Perjuangan.
Ia menegaskan, esensi kemerdekaan tak sekadar diisi dengan perayaan hiburan semata, tetapi juga memelihara kehormatan bangsa melalui implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
”Saya tidak melarang euforia perayaan. Namun seyogianya kita juga mengingat jasa perjuangan leluhur bangsa yang telah gugur dengan mengirim doa,” lanjutnya.

Di sela-sela kegiatan doa bersama, Bambang turut membagikan pupuk organik gratis merek “Daya Bumi” kepada masyarakat. Aksi sosial ini bekerja sama dengan Endro Tanoyo, pemilik PT Daya Bumi Sumber Energi.
Bantuan ini ditujukan untuk mengembalikan kesuburan tanah pertanian yang dinilai mulai menurun akibat penggunaan pupuk kimia selama puluhan tahun. Berdasarkan uji coba (demplot) di beberapa kecamatan, pupuk tersebut terbukti meningkatkan produktivitas tanaman kacang hijau, tembakau, hingga jagung.
Aksi sosial tersebut mendapat tanggapan positif dari petani setempat. Agus, salah seorang petani tembakau asal Desa Pancur, mengaku bantuan pupuk organik sangat membantu di tengah tantangan cuaca panas ekstrem.
”Banyak petani mengeluh daun tembakau mengalami keriting dan pertumbuhannya tidak maksimal. Bantuan pupuk ini sangat membantu kami,” ujar Agus.
Rangkaian acara tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa Indonesia serta mendoakan arwah para pahlawan (Rif/Red)








