Gen Z Kecamatan Ngambon Luncurkan Platform Digital “Terno”, Dorong UMKM Desa Go Digital

SuaraBojonegoro.com – Berangkat dari keresahan akan ketertinggalan warung dan UMKM desa dalam menghadapi era digital, sekelompok anak muda Gen Z dari Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, menghadirkan solusi berbasis teknologi bernama “Terno” sebuah platform digital yang bertujuan mengantarkan pelaku UMKM desa menuju pasar online secara mandiri dan berkelanjutan.

Terno hadir bukan sebagai proyek bantuan ataupun hasil pendanaan eksternal. Platform ini lahir murni dari inisiatif dan kerja sama para pemuda desa dengan UMKM lokal.

“TERNO hadir sebagai solusi mandiri. Kami bukan didanai investor, bukan juga program pemerintah. Kami lahir dari keresahan kenapa warung desa selalu tertinggal. Maka, kami ciptakan platform Terno agar UMKM desa bisa go digital,” jelas M. Ghufron Effendi, salah satu founder Terno.

Ia menambahkan, promosi digital di tengah era Society 5.0 menjadi kunci bagi pelaku UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan tidak tertinggal dari arus teknologi yang terus melaju.

Baca Juga:  Ayo Generasi Muda Bojonegoro! Ini Acara Kalian: Gebyar Milenial dan Gen Z

“Pelaku UMKM harus mampu beradaptasi. Visi menuju Indonesia Emas 2045 hanya bisa terwujud jika desa juga berkembang. Terno kami bangun sebagai ruang bagi UMKM desa untuk tumbuh bersama teknologi dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” lanjutnya.

Setelah berjalan selama dua minggu, Terno bersama para pelaku UMKM khususnya di wilayah Ngambon dan sekitarnya, berhasil meluncurkan aplikasi mobile mereka sendiri. Kini, aplikasi Terno sudah tersedia dan dapat diunduh langsung melalui Play Store.

Terno awalnya dibentuk oleh enam pemuda sebagai tim pengembang awal. Seiring waktu, empat orang kini masih aktif mengembangkan platform ini, tetap dengan semangat kolaboratif dan saling mendorong antara pengembang dan pelaku UMKM lokal. Semua proses ini dilakukan tanpa sokongan dana eksternal, murni gerakan swadaya pemuda desa.

Baca Juga:  Ayo Generasi Muda Bojonegoro! Ini Acara Kalian: Gebyar Milenial dan Gen Z

Menariknya, fitur layanan Terno kini tidak hanya terbatas pada food delivery, namun telah merambah ke berbagai layanan lain seperti antar jemput, titip belanjaan, dan pengiriman barang.

Dengan struktur dan sistem yang semakin matang, Terno bahkan mulai dianggap setara dengan beberapa platform digital besar di Indonesia. Ini menjadi bukti bahwa dengan semangat gotong royong dan visi yang jelas, pemuda desa pun mampu menciptakan solusi inovatif yang berdampak luas.

Terno bukan sekadar platform, tetapi gerakan. Sebuah cermin bahwa perubahan bisa dimulai dari desa, dari generasi muda yang percaya pada potensi lokal. Dengan dukungan komunitas dan semangat pantang menyerah, Terno melangkah sebagai simbol bahwa digitalisasi UMKM desa bukan sekadar mimpi, tapi kenyataan yang tengah berjalan. (Lis/red)