SPIRITUAL DAN MORAL PUASA

Oleh : Drs. H. Sholikin Jamik,SH.MH.

SuaraBojonegoro.com – Melakukan puasa dapat membawa beberapa hikmah spiritual dan moral bagi pelakunya di antaranya sebagai berikut.
1. Manusia memiliki kecenderungan kuat untuk melihat
kepuasannya dalam pemenuhan tuntutan keinginan yang
bersifat jasmani dan sensual. Ini diisyaratkan dalam firman
Allah, “Dijadikan terasa indah oleh manusia menyukai hal-hal
yang bersifat syahwat … [Q. 3: 14].

Puasa hendak mengajarkan
bahwa hidup dan kehidupan manusia bukan hanya kenyataan
jasmani dan sensual belaka, melainkan juga merupakan
kearifan dalam menangkap kedalaman spiritual yang
memberikan makna bagi kehidupan itu sendiri. Melalui puasa
orang dibebaskan dari kungkungan materi untuk memberi
ruang kepada hati dan budi guna secara lebih luas dan lebih
mendalam menangkap dimensi spiritual dalam hubungannya
dengan Allah, sesamanya, dan alam sekitar sehingga ia berada
dalam kesadaran terus menerus terhadap kehadiran Ilahi yang
membuatnya menjadi insan yang bertakwa. Allah berfirman,
“… diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan
atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertakwa” [Q. 2:
183].

Baca Juga:  Belajar Filsafat Adalah Obat Di Masa Kini

2. Dengan demikian puasa tidak hanya merupakan sekedar
kegiatan fisik berupa menahan lapar, haus, dorongan seksual
dan keinginan fisik lainnya. Puasa adalah suatu proses
penyadaran kepada manusia agar dalam melihat hidup dan
kehidupan tidak hanya dengan ukuran dan pandangan yang
serba lahir, tetapi juga ada dimensi batin yang apabila diolah
dengan sungguh-sungguh akan memberikan rasa hidup yang
lebih lengkap, memiliki berkah dan rasa kelimpahan rahmat
Ilahi. (Bersambung)