Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Akibat bau yang menyengat yang ditimbulkan dari pabrik pengelolaan tembako di Desa Sokowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sokowati, terpaksa memulangkan para muridnya lebih awal. Rabu (15/01/25).
Pemulangan para pelajar SDN Sokowati, ini disampaikan kepala sekolah SDN Sokowati, Susiati melalui grup WhatsApp kelas SDN Sokowati. Selaku kepala sekolah, Susiati, terpaksa memulangkan para siswa lantaran bau tembakau menyengat.
“Untuk menjaga kesehatan siswa karena bau tembakau yang sangat menyengat, pembelajaran dilanjut di rumah masing-masing,” katanya.
Kondisi ini disayangkan bahwa oleh beberapa wali murid SDN 2 Sokowati, menurut para wali murid bau tembakau yang menyengat tersebut dinilai sangat menganggu aktivitas belajar mengajar para siswa.
“Saya juga khawatir kondisi kesehatan anak saya,” ujar salah satu wali murid.
Dirinya berharap ada solusi dari pihak terkait dengan adanya bau tembakau yang berasal dari pengelolaan pabrik tersebut.
“Semoga lekas ada solusi, jangan sampai menganggu aktivitas belajar siswa,” harapannya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya beroperasinya pabrik pengelolaan tembako di Desa Sokowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, menuai protes dari warga setempat. Pasalnya keberadaan pabrik tersebut dinilai menganggu aktifitas para pelajar baik TK maupun SD.
Menanggapi keluhan para warga tersebut Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Mitroatin, menegaskan akan mengakomodir keluhan para warga Desa Sokowati tersebut. Dirinya memutuskan bahwa keberadaan pabrik pengelolaan tembako tersebut membantu perekonomian warga.
“Tapi juga harus mempertimbangkan dampak lingkungan,” pungkasnya. (Bim/red).








