Relawan Pendekar Malowopati Kanor Ajak Masyarakat Pahami Bantuan dari Pemerintah, Bukan Dari Pribadi Seseorang

SuaraBojonegoro.com – Meluasnya dukungan dan terus terbentuknya relawan secara mandiri menggelora di Bojonegoro, mereka berlomba lomba memberikan dukungan melalui doa bersama dan deklarasi untuk memenangkan Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Wahono – Nurul Azizah.

Salah satu Relawan yang mengatasnamakan Relawan Pendekar Malowopati menggelar Deklarasi dan mendoakan Setyo Wahono – Nurul Azizah agar selalu diberikan dalam setiap prosesnya menuju pendaftaran, masa Kampanye dan pemilihan hingga menang.

“Mas Wahono merupakan pria Bojonegoro yang memang kami harapkan untuk membawa Bojonegoro kedepan lebih baik,” Ujar Kang Hadi Kordinator Relawan Pendekar Malowopati Kanor saat Menggelar Doa bersama di rumahnya di Desa Nglarangan. Jum’at (26/7/2024).

Baca Juga:  Rawan Jadi Persoalan, Kades Kepohkidul Kembalikan Bantuan Paket Lebaran Ke Pemkab Bojonegoro

Para pendukung dan relawan ini, mengaku siap untuk menyuarakan pasangan Setyo Wahono – Nurul Azizah, serta memerangi hoax yang dibuat oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab terkait banyak hal.

“Banyak orang orang sudah mulai berjalan dan datang ke warga warga me gatakan bahwa bantuan kepada masyarakat adalah dari nama seseorang, dan itu tidak benar kami bertugas meluruskan apa yang sebenarnya terjadi bahwa semua bantuan yang turun ke masyarakat adalah dari Uang APBD atau uang milik pemerintah siapapun pemimpin atau bupatinya,” Ujar Kang Hadi.

Masyarakat jangan diberikan arahan yang salah, lanjutnya, dan jika salah masyarakat yang faham harus salingĀ  meluruskan, tidak ada bantuan dari atas nama pribadi seseorang, tapi bantuan dari pemerintah kepada rakyat merupakan dari uang negara atau uang APBD, seperti bantuan RT, bantuan Kematian dan lainnya.

Baca Juga:  Relawan Pendekar Malowopati Margomulyo dan Sumberrejo Gelar Dungo Bareng Untuk Kemenangan Setyo Wahono - Nurul Azizah

“Jangan biasakan masyarakat diberikan pemahaman yang keliru, karena siapapun bupatinya ke depan tetap akan membangun Bojonegoro dengan Uang milik Pemerintah, apalagi Bojonegoro memiliki uang yang cukup besar,” Pungkasnya. (Red/Rum)