SuaraBojonegoro.com – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Bojonegoro diwarnai sederet prestasi membanggakan. Mulai dari penghargaan bagi Pemuda Pelopor di lima bidang hingga terpilihnya dua pemuda Bojonegoro sebagai wakil Jawa Timur dalam ajang Wirasena Youth Camp Indonesia 2026.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro, Rabu (28/10/2026).
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran mengikuti upacara sekaligus menyerahkan sejumlah penghargaan kepemudaan. Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Dalam upacara tersebut, Bupati Setyo Wahono juga membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang menekankan pentingnya patriotisme, kegigihan dalam perjuangan, dan empati terhadap sesama sebagai karakter generasi muda Indonesia.
Salah satu penghargaan diberikan kepada para Pemuda Pelopor Tahun 2026 yang berkontribusi dalam lima bidang. Rinciannya, bidang pendidikan sebanyak tiga pemuda, seni budaya tiga pemuda, pengelolaan sumber daya alam (SDA), lingkungan hidup dan pariwisata tiga pemuda, pangan tujuh pemuda, serta inovasi teknologi dua pemuda.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap peran pemuda dalam menghadirkan gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Prestasi lainnya datang dari Nuraini Putri Fatmawati dan Shauma Zahra. Keduanya terpilih mewakili Provinsi Jawa Timur dalam ajang Wirasena Youth Camp (WYC) Indonesia 2026.
WYC merupakan program pembinaan karakter dan kepemimpinan pemuda berbasis pengalaman langsung di masyarakat. Program ini mengedepankan nilai patriotik, gigih, dan berempati, sekaligus mempersiapkan peserta menjadi agen perubahan di daerah serta bagian dari kumpulan talenta muda nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Tak hanya prestasi individu, Kabupaten Bojonegoro juga meraih penghargaan sebagai Daerah Terbaik Penggerak Bhakti Pemuda Provinsi Jawa Timur Bidang Kesehatan.
Penghargaan tersebut diterima oleh Dandi Suprayitno, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, dalam rangkaian Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan, Madura. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Suasana upacara di Bojonegoro juga terasa istimewa dengan kehadiran para pemuda dan pemudi yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman busana tersebut menjadi simbol kekayaan budaya Nusantara sekaligus pengingat bahwa perbedaan tetap menyatukan bangsa dalam semangat Indonesia.
Sederet capaian tersebut menjadi momentum bagi generasi muda Bojonegoro untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah. Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa. (Red)








