Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Usia boleh mencapai lebih dari setengah milenium, namun semangat Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, justru semakin membara. Menyambut Hari Jadi ke-553, Pemerintah Desa (Pemdes) Mlinjeng telah menyiapkan rangkaian pesta rakyat besar-besaran yang menggabungkan kesakralan tradisi dengan kemeriahan hiburan modern.
Puncak perhatian dalam peringatan tahun ini adalah prosesi Kirab Budaya. Desa Mlinjeng akan unjuk gigi dengan menampilkan Tari Lumpang Kenteng, sebuah tarian khas yang lahir dan berakar dari sejarah desa setempat. Tak hanya itu, lagu “Semprul” yang kini menjadi ikon kebanggaan desa juga akan berkumandang sepanjang acara.
Kepala Desa Mlinjeng, Sugiri, mengungkapkan bahwa rangkaian acara ini merupakan representasi dari identitas masyarakat Mlinjeng yang kaya akan budaya.
”Kami ingin menampilkan jati diri desa. Selain kirab gunungan dan karnaval, kami juga menyisipkan nilai spiritual melalui tahlil bersama serta pementasan Wayang Krucil yang legendaris,” ujar Sugiri, Selasa (12/5/2026).
Ada yang unik dalam perayaan kali ini. Di tengah kentalnya nuansa tradisional, kemeriahan kirab dan pementasan seni akan diperkuat dengan dentuman Sound System ternama. Kolaborasi ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk tetap mencintai desanya dengan cara yang relevan.
Sebagai bentuk keseriusan panitia, hari ini mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB, akan dilakukan sesi Check Sound besar-besaran untuk memastikan teknis acara kirab dan pentas seni berjalan sempurna tanpa kendala.
Di balik kemegahan panggung dan hiruk-pikuk karnaval, Sugiri menegaskan bahwa esensi utama dari perayaan ke-553 ini adalah persatuan.
Adapun Visi kegiatan ini adalah untuk Mempererat ikatan antara Pemdes dan warga, dengan Misi Menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam membangun desa, dengan Harapan besar agar Terciptanya stabilitas serta persatuan dan kesatuan masyarakat yang lebih kokoh.
”Kegiatan ini digagas bersama oleh Pemdes dan masyarakat. Ini bukan sekadar pesta, tapi momentum bagi kita semua untuk bersatu dan bergotong royong demi kemajuan Desa Mlinjeng ke depan,” pungkas Sugiri.
(Rif/Red)








