Mahasiswa Teknik Sipil Unigoro Torehkan Prestasi Lewat Desain Bangunan Inovatif dan Berkelanjutan

SuaraBojonegoro.com — Kelompok mahasiswa prodi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro (Unigoro), Bokem Team, menorehkan prestasi di kompetisi desain gedung tingkat nasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Desain gedung yang mengusung konsep smart dan sustainable karya Anur Rofiqoh Aini, M. Hanifudin Ahmadi, dan Ahmad Dani Septiya Pratama mampu memukau dewan juri sekaligus menyisihkan tim lain.

Anur menerangkan, kompetisi yang bertajuk Building Design Competition Civil Week 2025 dimulai sejak 30 Oktober 2025. Diawali babak penyisihan, setiap tim menggambar bangunan menggunakan software AutoCAD dengan laptop atau komputer masing-masing live streaming via Zoom. Pada babak awal, peserta diberi waktu tujuh jam untuk menyelesaikan gambar 2D. “Kita menggambar site plan, denah rencana, potongan A-A melintang, potongan B-B melintang, dan denah sanitasi. Alhamdulillah tim kami lolos ke babak berikutnya. Tanggal 7 sampai 17 November 2025, para finalis diwajibkan membuat gambar 3D berdasarkan gambar 2D yang sudah dibuat pada babak penyisihan. Sekaligus walk in video menggunakan SketchUp,” terangnya, Senin (24/11/25).

Baca Juga:  “Anak Indonesia Anak Genius” Oleh UKM K Unigoro

Ciri khas dari karya Anur dkk memiliki ciri utama pada pendekatan sustainable dan innovative smart desain yang diterapkan menyeluruh pada bentuk, fungsi, maupun sistem bangunan. Seperti menggunakan panel surya sebagai pemanfaatan energi terbarukan, ventilasi silang untuk menjaga kualitas udara dan mengurangi penggunaan AC, pengolahan air pada desain kami mengintegrasikan teknologi cerdas berbasis Internet of Things (IoT), serta pemanenan air hujan. “Sedangkan Eco-friendly material yang digunakan botol kaca yang disusun sedemikian rupa agar fasad bangunan menjadi lebih estetik namun juga ramah lingkungan. Kaca Low-E atau low emissivity yang dapat memantulkan panas radiasi inframerah. Ditambah tanaman gantung untuk menyerap polutan dan karbon dioksida di sekitar rumah,” papar mahasiswi asal Kecamatan Trucuk.

Baca Juga:  Unigoro Bantu Salurkan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan

Beberapa poin yang dinilai oleh dewan juri di antaranya tema, skala, kosntruksi, tata ruang, detail bangunan, kelengkapan gambar, serta estetika gambar. Ditambah penampilan Bokem Team saat mempresentasikan karya desainnya. “Alhamdulillah kami mendapatkan penghargaan sebagai juara kedua. Kemenangan ini tidak terlepas dari bimbingan Bapak r. Ichwan Hadi Saputra, ST., MT.,” imbuh Anur.

Meskipun sukses berkompetisi di tingkat nasional mahasiswa-mahasiswi prodi Teknik Sipil Unigoro tak lantas berpuas diri. Mereka masih ingin mengasah skill desain yang dimiliki dengan mengikuti berbagai kompetisi. (din/red)