Kepala Kemenag Bojonegoro kukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren

SuaraBojonegoro.com – Pelantikan pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Bojonegoro, digelar di Aula Utama lantai 2 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Selasa (25/2/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Bojonegoro, Plt. Kasubag TU serta Kasi PD. Pontren Bojonegoro. Selain itu, juga diikuti oleh perwakilan pengasuh pesantren se-kabupaten Bojonegoro yang di daulat juga sebagai Pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) , diantaranya Pengasuh Pondok Pesantren Abu Dzarin Kendal, Pengasuh Pondok Pesantren Ar Rahmat, Pengasuh Pesantren Al Makka dan masih banyak lagi undangan yang hadir.

Kepala Kemenag Bojonegoro, H. Dr. Abdul Wahid, M.Pd secara resmi melantik dan mengukuhkan seluruh pengurus FKPP dengan terlebih dahulu dilakukan pembacaan surat keputusan pengangkatan oleh Kasi PD. Pontren, KH. Sun’an Mubarok, MM. Dalam arahannya Kepala Kantor mengatakan bahwa FKPP wahana untuk silaturrahmi dan koordinasi antar pondok pesantren juga antar instansi, baik Kemenag maupun Pemkab Bojonegoro.

“Harapannya agar FKPP dapat berperan aktif menjadi media para pesantren agar bisa lebih kreatifitas dan inovatif” kata H. Abdul Wahid.

Baca Juga:  Empat Pejabat Kemenag Kena Mutasi

Ada tiga fungsi yang dimiliki FKPP, yaitu pertama, fungsi Silaturahmi, koordinasi, dan tidak intervensi. Menurut Kepala Kemenag, Silaturahmi adalah bagaimana antar pesantren satu dengan lainnya bisa sambung, saling bertukar informasi untuk kebaikan dan kemajuan pesantren semua pihak. Kedua, fungsi koordinasi adalah FKPP bisa hadir menjembatani kepentingan dan kebutuhan pesantren baik dengan Kemenag, Pemkab Bojonegoro maupun instansi lainnya.

” Masih banyak pesantren yang belum tercukupi informasi baik dari kemenag atau pemkab, banyak faktor, mungkin karena kurang terbiasa sambang ke kantor pemerintahan ”, sambungnya.

Fungsi ketiga adalah FKPP jangan mencampuri atau intervensi terhadap internal pesantren, agar pesantren tetap murni dengan ciri kas masing – masing.

“Yang pondok tahfidz, biar fokus menghafal Al Qur’an, yang pondok kitab kuning, biarkan fokus pembelajaran ilmu Alat atau Nahwu Shorof, dan lain sebagainya” lanjutnya lagi.

Baca Juga:  Kemenag Bojonegoro Bersama BWI Akan Berikan Fasilitas Jalan Menuju Sekolah Swasta Yang Sempat Viral di Tambakrejo

Ketua FKPP terpilih, KH. Agus Ustad Mangkualam, pengasuh pondok pesantren Adnan al Charish Ngumpakdalem, Dander yang masyhur dikenal dengan panggilan Gus Sentot, mengatakan akan mengemban amanah ini dengan baik dan kedepannya akan mengedepankan persatuan dan kekompakan seluruh pondok pesantren di Bojonegoro.

” Sebagai wadah pesantren, kami berkewajiban merangkul semua elemen pesantren agar selalu bisa eksis menjawab kebutuhan umat melalui khidmat jalur ilmu”, Katanya.

Sementara Sekertaris terpilih K. Ibnu Khakim, MHI, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Raudlatul Muslimin Desa Sumberarum Kecamatan Ngraho saat di sapa wartawan hanya tersenyum dan mengatakan bahwa Ia akan ikut dan patuh pada aturan dan arahan Kyai dan Kemenag. “Kapasitas saya membantu para Kyai, ”. Ucapnya singkat.

Kegiatan diakhiri dengan jabat tangan dan pemberian ucapan selamat dari Kepala Kantor dan para pejabat Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. (Lin/Lis)