Reporter: Burhanudin Joe
SuaraBojonegoro.com – Karang Taruna Bina Muda Desa Kauman bersama komunitas Aktore Inklusif Village Kauman menggelar “Malam Refleksi Kemerdekaan” pada Sabtu malam (16 Agustus 2025), di Panggung Aktore Inklusif Village Kauman. Kegiatan ini berlangsung hingga tengah malam dengan rangkaian pentas seni, diskusi kebangsaan, dan upacara refleksi.
Acara dimulai pukul 21.00 WIB dengan pentas improvisasi dari warga, pemuda, dan seniman lokal. Pertunjukan pantomim, musik, monolog, hingga pembacaan puisi spontan menghiasi suasana malam, menghadirkan nuansa kebersamaan yang hangat.
Memasuki pukul 23.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kebangsaan yang dipandu langsung oleh Kepala Desa Kauman, Yulia Purwaningtyasari DA. Dalam kesempatan itu, Bu Kades mendorong agar Kauman menjadi desa ramah inklusif serta panggung kegiatan ini dijadikan ruang pengembangan keterampilan pemuda.
“Harapan saya, Kauman tidak hanya menjadi desa yang guyub, tetapi juga ramah inklusif. Panggung ini semoga bisa menjadi tempat bagi pemuda untuk terus mengembangkan bakatnya,” ujarnya.
Tepat tengah malam, upacara refleksi kemerdekaan digelar dengan unik. Seluruh peserta mengenakan pakaian jadul, mulai dari adat, pejuang, hingga busana tradisional. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bu Kades, menambah khidmat peringatan kemerdekaan.
Ketua Karang Taruna Kauman, Agus Arista Afandi, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kolaborasi pemuda dengan komunitas inklusif. “Melalui seni, diskusi, dan upacara malam hari ini, kami ingin menghadirkan peringatan kemerdekaan yang lebih dekat dengan rakyat sekaligus meneguhkan komitmen menjaga persatuan,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga karena selain mempererat solidaritas masyarakat, juga membuka ruang refleksi bersama tentang arti kemerdekaan. (Joe/Red)








