Reporter: Team Redaksi
SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa timur pada tahap awal telah menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dengan tujuan sebagai pemerataan pembangunan infrastruktur berbasis Desa.
Namun apa jadinya jika proyek pembangunan infrastruktur dengan anggaran besar yang telah di percayakan ke sejumlah desa itu, dalam pelaksanaannya diduga dikerjakan tidak sesuai teknik yang ada dan akhirnya mudah mengalami kerusakan dengan berbagai alasan.
Kerusakan jalan rigid beton dari program BKKD Ngablak, Kecamatan Dander, KabupatenĀ Bojonegoro, juga sudah mengalami kerusakan yaitu pecah dan retak dibeberapa titik.
Proyek yang baru selesai dikerjakan beberapa bulan lalu tersebut menjadi sorotan banyak warga, terutama yang biasa melintas di jalan tersebut. Mijan (52) Warga Dusun Jaraan RT 20/03 ketika di wawancara awak media Rabu 14/09/2022 menyampaikan bahwa retak dan rusak terjadi dijalan rigid beton ini sudah beberapa waktu lalu.
“Banyak yang sudah retak retak, disana depan setelah jembatan dan ditikungan atau timurnya leter S dan setelah masuk kampung itu ada yang parah, kami tidakĀ tahu kenapa terjadi kerusakan, kurang semen mungkin” tuturnya sambil tersenyum. Rabu (12/9/2022).
Sementara hasil pantauan awak media ini di lokasi memang terlihat ada beberapa jalan rigid beton tersebut yang sudah retak retak, sekitar 7 titik.
Tidak tampak pula disekitar lokasi pekerjaan papan informasi pembangunan, sehingga tidak bisa dilihat pekerjaan ini sudah 100 persen atau belum, kemudian dana sharing maksimal 5 persen sesuai Perbup Bojonegoro No 45 Tahun 2021 itu ada apa tidak serta yang harusnya di ketahui itu siapa pelaksana pekerjaan atau rekanannya.
Seperti diketahui bahwa desa Ngablak ini menerima BatuanĀ Keuangan Khusus Desa (BKKD) sebesar Rp 3.458.087.602,00 dari angaran P APBD tahun 2021.
Sementara Kepala Desa Ngablak Kecamatan Dander Susianto ketika awak media berusaha untuk menemuinya di Balai Desa berikut Timlaknya mereka tidak ada di tempat, dan ketika di hubungi melalui sambungan akun WhatsApp hingga berita ini diturunkan tidak ada tanggapan sama sekali. (Team/Red)








