Bimtek Konvensi Hak Anak, Dorong Bojonegoro Jadi Kabupaten Layak Anak

Reporter: Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Bimbingan Teknis Konvensi Hak Anak (KHA) bagi dunia usaha, media massa, lembaga masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Pemkab Bojonegoro lantai 4, Ruang Partnership, ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pemahaman serta keterlibatan berbagai pihak dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak di Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Bojonegoro, Ahmad Hernowo Wahyutomo, mengatakan pemenuhan dan perlindungan hak anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Melalui bimbingan teknis ini, kami memberikan pembekalan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, baik dari dunia usaha, media massa, lembaga masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan, terkait dengan Konvensi Hak Anak. Karena pemenuhan dan perlindungan hak anak ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujarnya Ahmad Hernowo.

Baca Juga:  Ajaran Pemersatu Bangsa adalah Pancasila

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat penting untuk memastikan anak mendapatkan haknya, termasuk hak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik serta memperoleh perlindungan dari berbagai bentuk diskriminasi dan perundungan atau bullying.

Selain upaya pencegahan, masyarakat juga diharapkan turut berperan ketika terjadi kasus yang melibatkan anak. Dukungan dan perlindungan terhadap anak yang menjadi korban dinilai membutuhkan kepedulian bersama.

“Harapannya, melalui kegiatan ini seluruh pihak semakin memahami pentingnya perlindungan terhadap anak, termasuk mencegah diskriminasi dan bullying. Ketika terjadi kasus yang melibatkan anak, kita juga berharap masyarakat bersama-sama dapat memberikan pertolongan dan perlindungan kepada anak,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, media massa, lembaga masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dapat semakin kuat.

Baca Juga:  Air Sungai Meluap, Pemukiman Warga di Kalianyar Tergenang Banjir

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak, sekaligus mendukung Bojonegoro menuju Kabupaten Layak Anak.

“Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, media massa, lembaga masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak, serta mendukung Bojonegoro menuju Kabupaten Layak Anak,” pungkasnya. (Rif/Red)