BPBD Bojonegoro Salurkan Air Bersih ke 13 Kecamatan, 5.529 KK Terdampak Kekeringan

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro terus menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, distribusi air bersih telah menjangkau 13 kecamatan dan sekitar 30 desa.

Dari data BPBD Bojonegoro, kekeringan tersebut berdampak terhadap 5.529 kepala keluarga (KK) atau sekitar 17.559 jiwa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra, menyampaikan Selain mengandalkan distribusi air bersih dari BPBD, penanganan kekeringan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang turut memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

BPBD mengapresiasi partisipasi masyarakat maupun pihak lain yang ikut membantu penanganan kekeringan. Namun, koordinasi dinilai penting agar pendistribusian bantuan air bersih dapat merata.

Baca Juga:  Bojonegoro Siaga! BPBD Petakan "Peta Merah" Bencana, Ini Daftar Wilayah Paling Rawan

BPBD mengimbau pihak-pihak yang ingin menyalurkan bantuan air bersih agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan BPBD. Hal ini untuk menghindari penumpukan bantuan di satu wilayah, sementara wilayah lain yang juga membutuhkan justru belum mendapatkan pasokan.

“Harapan kami, ketika masyarakat ingin membantu, tetap berkoordinasi ke BPBD supaya nanti tidak terjadi penumpukan air,” ujar Ristony Eka putra.

BPBD berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi dan bahu-membahu dalam menangani dampak kekeringan. BPBD sendiri memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan ke wilayah yang membutuhkan, dengan dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak lainnya. (Rif/Red)