Reporter: Bima Rahmat
Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Mimbar Justitia Competition sebagai bagian dari kontribusi akademik kampus dalam mendorong penguatan kapasitas intelektual dan pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Cerdas Berargumentasi, Siap Memimpin”.
Kompetisi tersebut diikuti oleh 23 tim pelajar SMA/SMK yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban. Seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti babak penyisihan melalui mekanisme pengumpulan video debat yang dinilai oleh dewan juri.
Berdasarkan hasil penilaian, empat tim terbaik dinyatakan lolos ke babak semifinal. Tim-tim terpilih tersebut kembali beradu argumentasi untuk memperebutkan dua tiket menuju babak final LDBI Mimbar Justitia Competition.
Pada babak lanjutan, suasana lomba berlangsung serius namun dinamis. Para pelajar tampil menyampaikan argumentasi dan sanggahan secara bergantian dari podium debat, disaksikan langsung oleh dewan juri yang menilai aspek substansi materi, alur logika berpikir, teknik berdebat, serta penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Salah satu tim yang tampil dalam kompetisi ini adalah Tim Ganesha.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro sekaligus Ketua DPC Peradi Bojonegoro, Mochamad Mansur, menegaskan bahwa lomba debat memiliki peran strategis dalam menanamkan pola pikir kritis sejak dini, khususnya bagi pelajar yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, kecerdasan akademik harus diimbangi dengan kemampuan menyampaikan pendapat secara runtut, logis, dan bertanggung jawab. “Pelajar tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga mampu menyampaikan argumentasi yang berbasis norma, data, dan etika. Ini merupakan bekal penting bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, forum debat seperti ini melatih pelajar untuk berani berpendapat, menghargai perbedaan pandangan, serta membangun sikap intelektual yang kritis dan berintegritas.
“Kami berharap Mimbar Justitia Competition tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran yang melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin maupun penegak hukum di masa mendatang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro, Sukoco, menyampaikan bahwa LDBI Mimbar Justitia Competition merupakan salah satu program kerja BEM FH Unigoro yang bertujuan memberikan ruang bagi pelajar SMA/SMK di Bojonegoro dan Tuban untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
“Melalui lomba ini, kami ingin mendorong siswa-siswi agar mampu menyampaikan argumentasi secara logis, berbasis data, serta tetap menjunjung etika dalam berdiskusi,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan LDBI dapat menjadi agenda rutin BEM FH Unigoro sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam dunia pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum Unigoro menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kegiatan akademik dan edukatif yang melibatkan pelajar, sebagai upaya membangun sumber daya manusia yang kritis, komunikatif, dan berdaya saing. (Bim/red).








