Aspal Baru 5 Hari Diduga Rusak, Warga Mojorejo Ngraho Kecewa

Reporter : Wahyu Utomo

 

SuaraBojonegoro.com – Proyek pelebaran Jembatan Mojorejo–Tapelan 8 di Desa Mojorejo, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, menuai keluhan warga. Pasalnya, pengaspalan yang baru rampung sekitar lima hari lalu tersebut diduga sudah mengalami kerusakan. Rabu (24/12/2025).

 

Pantauan di lokasi, permukaan aspal tampak terkelupas dan bergelombang, terutama di area tikungan jembatan. Kondisi ini disayangkan warga sekitar yang sebelumnya menyambut baik pembangunan infrastruktur tersebut.

 

Salah satu warga yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi proyek mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan pengaspalan. Menurutnya, jalan yang baru selesai dikerjakan seharusnya mampu menahan beban kendaraan yang melintas.

 

“Ya kalau bangun mbok yao yang baik. Kami warga masyarakat menyambut baik hal ini. Tapi kalau hasilnya begini, terkesan asal-asalan, ya lebih baik tidak usah diaspal sekalian. Buang-buang uang rakyat,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan Pelebaran Jembatan Mojorejo–Tapelan 8 yang dibiayai melalui PAPBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp378.866.576,00. Proyek ini dikerjakan oleh CV Duta Jaya Sejahtera dengan konsultan pengawas CV Cahaya Akbar Consultant, serta waktu pelaksanaan mulai 14 November hingga 18 Desember 2025.

 

Menanggapi keluhan warga, Kepala Bidang (Kabid) Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) Kabupaten Bojonegoro, Edi Dwi Purwanto, memastikan bahwa kerusakan tersebut akan ditangani oleh pihak rekanan karena masih dalam masa pemeliharaan.

 

“Akan dilakukan perbaikan oleh rekanannya, Mas, karena memang masih dalam masa pemeliharaan,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan pesan Whatsapp.

 

Sementara itu, pihak CV Duta Jaya Sejahtera, Adit, menjelaskan bahwa pengaspalan baru selesai dilakukan pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Namun pada pagi harinya, lokasi tersebut sudah dilewati kendaraan bermuatan berat.

 

“Pengaspalan selesai jam tiga pagi. Paginya langsung dilewati kendaraan bermuatan berat. Dalam waktu dekat akan kami perbaiki,” ujarnya.

 

Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar kondisi jalan kembali layak, serta kualitas pekerjaan sesuai dengan harapan masyarakat. (Why/Red)