Pekerjaan Jalan Cor Beton BKKD Temu Kecamatan Kanor Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Reporter: Putut Sugiharto

SuaraBojonegoro.com – Pekerjaan proyek jalan dengan konstruksi rigid beton di sejumlah titik pekerjaan di Kabupaten Bojonegoro, dalam pengerjaannya diduga tidak disesuaikan dengan aturan atau spesifikasi yang ada. Seperti pekerjaan di Desa Temu Kecamatan Kanor, Proyek Jalan Rigid Beton yang bersumber dari Anggaran BKKD (Bantuan Khusus Keuangan Desa) P APBD Tahun 2022 sebesar Rp. 2.161.304.751,00, terdapat dugaan tidak sesuai spesifikasiny.

Dari data yang dihimpun awak media ini dilapangan dan juga berdasarkan keterangan dari warga, diantaranya adalah Tar (52) Warga Dusun Dono RT 01/01 Desa Temu ketika di wawancara awak media Minggu (30/10/2022) menyebutkan bahwa pemasangan base course atau pasir dan batu (Sirtu) tipis dan juga kedalaman Straussnya juga diduga kurang.

“Ini pekerjaan yang kedua pak, ya begini pekerjaan nya, untuk sirtu nya ya tipis tipis begini, dan itu kedalaman untuk strauss nya cuma segitu, kuat apa tidak itu nanti, lagian besi wermes untuk lebaran yang mau di cor hanya 1 mestinya kan 2 lembar begitu di kasih sepatu terus ditumpuk diatasnya,” Ujarnya kepada awak media.

Warga juga merasa khawatir, pekerjaan tersebut akan berdampak seperti jalan rigid beton yang sebelumnya dikerjakan banyak yang retak retak dan pecah, “kayak pekerjaan sebelumnya banyak yang sudah retak retak dan pecah pecah,’ tambah warga tersebut.

Dari pengamatan awak media di lokasi tampak pemadatan dan base courssenya memang tampak tidak diduga tidak sesuai spesifikasi, lantai dasarnya juga banyak yang rusak, dan besi wiremesh nya hanya 1 lembar, di lokasi juga tidak tampak papan informasi pembangunan, tidak ada keterangan Pelaksana dan dana sharing, sangat sangat mengabaikan UU No 14 tentang KIP (Keterbukaan Informasi Publik).

Sementara Kepala Desa Temu Kecamatan Kanor Sentot Pranoto ketika di konfirmasi melalui sambungan WhatsApp tidak ada tanggapan atau respon.

Dikonfirmasi terpisah melalui Akun Wathsappnya, Kontraktor pelaksana kegiatan Proyek BKD Temu Yang mengerjakan Jalan Rigid beton menyampaikan bahwa semua pekerjaan jalan Rigid Beton Desa Temu melalui program BKKD sudah sesuai dengan spesifikasi, Nurhadi juga menjelaskan bahwa LC 5 Centimeter, dan menanyakan bagian mana ketidak sesuaian ya. “LC 5 cm yg diduga tidak sesuai yg mana?” Katanya sembari bertanya.

Dikatakan juga terkait Wermesh 1 layer, dia juga menegaskan bahwa memang speknya untuk wermesh 1 layer.

Nurhadi juga menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan proyek BKD untuk jalan Rigid beton tersebut kondisinya sangat miris karena adanya faktor alam. “kalau tahu kondisi waktu pengerjaan BKD Temu miris mas,” Tambahnya. (Put/SAS)