SuaraBojonegoro.com – Sebagai salah satu unsur Tridharma Perguruan Tinggi Pengabdian kepada Masyarakat menjadi hal yang wajib untuk dilaksanakan oleh insan Pendidikan Tinggi. Hari Jum’at (18/08/2023) bertempat di Kokobo Dander Forest, kolaborasi dosen dan mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Etno-STEAM.
Program pengabdian ini mengusung tema Revitaslisasi Literasi Usaha Masyarakat Desa berbasis ETNO-STEAM. Etno-STEAM sendiri merupakan sebuah tema yang diangkat dengan latarbelakang kebutuhan, ke khasan dan peminatan masyarakat desa pada sector tertentu.
Ima Isnaini Taufiqur Rohmah selaku penanggungjawab kegiatan menyampaikan bahwa PKM sudah menjadi bagian wajib bagininsan Dikti, “Ini adalah sangat wajib dilakukan bagi insan dikti, dengan mengusung tema Etno-STEAM ini harapannya penguatan literasi usaha masyarakat desa itu didasarkan pada ke khasan, kebutuhan dan peminatan masyarakat desa,” Ujar Ima.
Lebih lanjut Ima menyampaikan bahwa masing-masing desa memiliki ke khasan tersendiri dibanding dengan desa lainnya, sehingga dibutuhkan penanganan dan pendekatan yang berbeda dalam pengembangan usahanya.
Sebelumnya Wagimin selaku Kepala Desa menyampaikan ucapan terima kasih yang sebanyak banyaknya kepada IKIP PGRI Bojonegoro, khususnya para dosen dan mahasiswa yang telah meluangkan waktu berdialog, bermusyawarah, serta menyusun sebuah strategi, solusi dan inovasi untuk warga binaan dalam pengembangan usahanya.
“Kami berharap kedepannya jangkauan dan intensitas pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan searah dengan RPJM Desa, sehingga singkron,” Kata Wagiman.
Sherly Aisyia selaku mahasiswa yang terlibat pada program pengabdian dosen yang didanai Kemendikbud Ristek melalui skema PKM-PMM DRTPM menyampaikan kepuasannya dilibatkan dalam program ini, mengingat betapa manfaat mengikuti PKM ini sangat besar dia rasakan, selain memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi mahasiswa dan prestasi Perguruan Tinggi dalam pemeringkatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu.
“Dengan kegiatan ini dan dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun ini mengajarkan kepadanya arti kata bermanfaaat bagi masyarakat,” Tersngnya. (Red/Lis)








