Tuntaskan Program, Wujudkan Perubahan dalam Penyelesaian Proker Utama KKN Kelompok 02 UNUGIRI

SuaraBojonegoro.com – Tim KKN Kelompok 02 telah menyelesaikan sejumlah program kerja utama sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Desa Kunci. Program tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kebersihan, pelestarian sejarah, dan pengembangan kawasan Sumber Bening.

 

Salah satu program yang telah diselesaikan adalah pembuatan plang himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Plang tersebut dipasang sebagai pengingat bagi masyarakat dan para pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Sumber Bening. Diharapkan dengan adanya himbauan tersebut, masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

 

Selain itu, Tim KKN Kelompok 02 juga membuat plang denah dan informasi sejarah Sumber Bening. Pembuatan plang ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah Desa Kunci dan Sumber Bening kepada masyarakat, terutama generasi muda. Dengan adanya informasi tersebut, masyarakat dan pengunjung dapat mengetahui bahwa Sumber Bening bukan hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga menyimpan cerita sejarah yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Untuk menambah daya tarik kawasan, Tim KKN Kelompok 02 juga melakukan pembuatan spot foto. Spot foto ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi masyarakat dan pengunjung untuk mengabadikan momen ketika berada di Sumber Bening. Selain memperindah kawasan, keberadaan spot foto juga menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan Sumber Bening kepada masyarakat yang lebih luas.

 

Program berikutnya adalah pembuatan tulisan “Sumber Bening” sebagai penanda kawasan. Tulisan tersebut menjadi salah satu bentuk identitas dan penunjuk lokasi, sehingga kawasan Sumber Bening semakin mudah dikenali oleh masyarakat maupun pengunjung.

 

Sejarah Desa Kunci dan Sumber Bening

 

Menurut cerita masyarakat, asal-usul Desa Kunci berkaitan dengan perjalanan Mbah Setyo Kromo atau Setyo Dikromo dari Teluk Majapahit yang memiliki keterkaitan dengan Jipang atau Panjipan di Cepu. Setelah terjadi peperangan di sekitar Bengawan Solo, beliau berhenti di kawasan yang kini dikenal sebagai Sumber Bening.

 

Dahulu, kawasan tersebut berupa sumber air yang melimpah dan dipercaya merupakan tembusan dari Sumberarum. Kawasan tersebut juga dikelilingi oleh tanaman kunci, yang kemudian dikaitkan dengan asal-usul nama Desa Kunci. Karena airnya yang jernih, sumber tersebut dikenal dengan nama Sumber Bening dan sejak dahulu dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-TK Bangun Kolam Terpal dan Tebar 500 Ekor Benih Lele sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Desa Kesongo

 

Di sebelah barat Sumber Bening terdapat Sumber Pasinan. Menurut cerita masyarakat, dahulu sumber tersebut memiliki aliran air yang cukup deras hingga terdengar suara kracakan. Airnya juga dimanfaatkan masyarakat untuk memandikan ternak sapi. Namun, seiring berjalannya waktu, aliran air tersebut menjadi lebih dangkal.

 

Keberadaan Sumber Bening menjadi salah satu bagian penting dalam cerita terbentuknya Desa Kunci. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, Desa Kunci mulai berdiri sekitar tahun 1955 Masehi.

(Sumber: Bapak KH. Budi)

 

Sejarah Desa Kunci

 

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, sejarah Desa Kunci juga berkaitan dengan kisah Rojo Dengkol dan Rojo Bingsong yang terlibat dalam sebuah peperangan. Rojo Dengkol disebut sebagai raja dari Nyingiling Kesi, sedangkan Rojo Bingsong dalam cerita disebut berasal dari Tanah Seberang atau Sumatera.

 

Perjalanan dan peperangan keduanya kemudian dikaitkan dengan sejumlah tempat di sekitar Desa Kunci dan Sumberarum. Kisah tersebut hingga saat ini terus diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari cerita rakyat serta budaya masyarakat Desa Kunci.

 

Beberapa cerita tersebut bahkan dikembangkan dalam bentuk kesenian ketoprak yang mengangkat kisah dan lingkungan sekitar Desa Kunci. Hal ini menunjukkan bahwa sejarah dan cerita rakyat memiliki peran penting dalam menjaga identitas serta budaya masyarakat setempat.

 

Sejarah Sumberan

 

Menurut cerita masyarakat, Sumberan terbentuk secara alami dan berkaitan dengan perjalanan Rojo Bingsong setelah peperangan dengan Rojo Dengkol. Dalam kisah tersebut, Rojo Bingsong melarikan diri hingga akhirnya muncul di kawasan Sumberan Kunci.

 

Sumberan kemudian dikenal karena memiliki air yang jernih, sehingga masyarakat mengaitkannya dengan sebutan Sumber Bening. Di sekitar wilayah tersebut juga terdapat sumber lain yang dikenal sebagai Sumber Biru dan memiliki keterkaitan cerita dengan Sumberarum.

Baca Juga:  Gandeng Warga Desa Soko, Mahasiswa KKN Kelompok 5 Siap Dorong Pemberdayaan Berkelanjutan

 

Namun demikian, asal-usul dan penamaan beberapa sumber di wilayah tersebut memiliki beberapa versi cerita yang berkembang di tengah masyarakat. Perbedaan cerita tersebut menjadi bagian dari kekayaan sejarah lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

(Sumber: Ilham Cholik/Gento Cs)

 

Melalui penyelesaian program kerja utama ini, Tim KKN Kelompok 02 berharap hasil yang telah dibuat dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kunci. Pembuatan plang himbauan kebersihan diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, sedangkan plang sejarah, spot foto, dan tulisan Sumber Bening diharapkan dapat menjadi langkah kecil dalam memperkenalkan serta menjaga potensi dan sejarah kawasan tersebut.

 

Tim KKN Kelompok 02 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dan membantu dalam pelaksanaan serta penyelesaian program kerja utama di Desa Kunci.

 

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada:

 

1. Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

2. Cahaya Busur

3. Perum BULOG

4. Dinas Pariwisata

 

Dukungan, bantuan, dan kerja sama yang diberikan sangat berarti bagi kami dalam menyelesaikan setiap program kerja. Berkat dukungan tersebut, berbagai program seperti pembuatan plang himbauan kebersihan, plang sejarah dan denah Sumber Bening, spot foto, serta tulisan identitas Sumber Bening dapat terlaksana dengan baik.

 

Semoga segala bentuk bantuan dan dukungan yang telah diberikan menjadi bagian dari kebaikan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Kunci. Kami berharap kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan, sejarah, serta potensi desa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat untuk ke depannya.

 

Terima kasih telah menjadi bagian dari langkah kecil kami dalam mewujudkan perubahan bagi Desa Kunci.

 

“Tuntaskan Program, Wujudkan Perubahan” bukan hanya menjadi sebuah judul, tetapi juga menjadi semangat Tim KKN Kelompok 02 untuk menyelesaikan setiap tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab. Harapannya, apa yang telah dikerjakan dapat terus dijaga, dimanfaatkan, dan menjadi bagian dari perubahan positif bagi Desa Kunci dan masyarakatnya. (Lis/Red)