SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa KKNTK Kelompok 10 Universitas Bojonegoro menggelar penyuluhan pencegahan penyakit menular bagi remaja Desa Trenggulunan di Balai Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, pada pukul 11.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian setelah pelaksanaan Posyandu Remaja Desa Trenggulunan. Usai pelaksanaan Posyandu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi kesehatan oleh Ika Wulandari, tenaga Kesehatan Puskesmas Ngasem.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta diperkenalkan dengan lima jenis penyakit menular, yaitu flu atau batuk pilek, diare, cacar air, konjungtivitis atau mata merah, dan kutu kepala. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai cara penularan maing-masing penyakit, seperti melalui udara dan percikan saat batuk atau bersin, makanan dan minuman yang terkontaminasi kontak langsung serta peenggunaan barang pribadi secara bersama-sama.
Ika menjelaskan bahwa pencegahan penyakit menular dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana yang dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten. Peserta juga diingatkan mengenai pentingnya melengkapi imunisasi dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala penyakit. “Pencegahan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mencuci tangan dengan sabun, menutup mulut saat batuk atau bersin, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi dan air yang cukup, serta tidak berbagi barang pribadi” tuturnya.
Penanggung jawab kegiatan sekaligus Koordinator Departemen Sosial dan Pemberdayaan KKNTK Kelompok 10 Universitas Bojonegoro, Adhitia Rama Putra, mengatakan bahwa edukasi kesehatan menjadi Langkah penting dalam membangun kesadaran masyarakat. “Kami berharap peserta tidak hanya mengetahui jenis penyakit menular, tetapi juga memahami cara mencegahnya dan dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Adhitia. (snt)








