Reporter : Putut Sugiarto
SuaraBojonegoro.com – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) Tahun 2025 resmi berakhir dengan pelaksanaan acara penutupan di Balai Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (14/08/2025).
Penutupan ini menjadi penanda selesainya masa pengabdian selama satu bulan oleh 32 mahasiswa Universitas Bojonegoro yang ditempatkan di Desa Dander.
Acara tersebut dihadiri oleh perangkat Desa Dander, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Babinsa, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Dalam sambutannya, Ketua Kelompok 4 KKN-TK, Fazrul Budi Ertanto, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama program berlangsung.
“Saya selaku ketua kelompok 4 mengucapkan terima kasih dan mohon maaf apabila dalam pelaksanaan KKN terdapat kesalahan kata maupun perbuatan yang kurang berkenan, baik disengaja maupun tidak,” ungkapnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Dwi Irnawati, turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan perangkat desa atas dukungan penuh yang diberikan.
“Kami memohon maaf apabila selama kegiatan terdapat sikap atau perilaku mahasiswa yang kurang tepat. Saya juga berterima kasih kepada perangkat desa yang dengan sabar membimbing mahasiswa sehingga seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa Universitas Bojonegoro menjalankan beragam program, mulai dari kegiatan pembelajaran di Sekolah Dasar hingga kerja bakti membersihkan sumber pemandian desa. Sekretaris Desa Dander, Bapak Ardi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. “Banyak hal positif telah dilakukan mahasiswa selama di desa ini. Mereka kompak, penuh semangat, dan antusias. Harapan kami, silaturahmi antara mahasiswa dan warga desa tetap terjalin meskipun program KKN telah usai,” ujarnya.
Sebagai puncak acara, ditayangkan video profil Desa Dander hasil karya mahasiswa, yang memuat informasi mengenai sejarah desa, potensi sumber daya, serta kekayaan budaya masyarakat setempat. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi dalam pengembangan desa di masa mendatang.
Selain itu, mahasiswa juga menyerahkan cinderamata berupa plakat kepada pemerintah desa sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas dukungan serta kerja sama yang baik selama kegiatan pengabdian berlangsung.
Penutupan KKN di Desa Dander tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga membuka jalan bagi terjalinnya hubungan yang lebih berkelanjutan antara mahasiswa dan masyarakat.
“Harapannya, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan demi kemajuan bersama,” pungkas Ketua Kelompok 4 KKN-TK. (Red/Lis)








