Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia (STIEKIA) Bojonegoro kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan melalui kegiatan Cultural Camp Batch 3 Tahun 2026. Salah satu agenda kegiatan tersebut adalah kunjungan 10 mahasiswa internasional ke Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jumat (2/10/2026).
Bertempat di Ruang Batik Madrim, Lantai 2, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, rombongan mahasiswa internasional berkesempatan bertemu dan berinteraksi langsung dengan Bupati Bojonegoro, Bapak Setyo Wahono.
Sebanyak 10 mahasiswa yang mengikuti Cultural Camp Batch 3 berasal dari Kanada, Perancis, dan Malaysia. Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk memperkenalkan potensi, budaya, serta kehidupan masyarakat Bojonegoro kepada mahasiswa dari berbagai negara.
Rombongan STIEKIA didampingi oleh Ketua Yayasan Al Khairiyah Padangan, Bapak Yasmani, S.Pd., M.Pd., serta Ketua STIEKIA, Ibu Dr. Nurul Mazidah, SE., MSA., Ak. Kehadiran pimpinan yayasan dan perguruan tinggi tersebut turut menunjukkan dukungan terhadap penguatan jejaring internasional dan pengembangan pengalaman global bagi mahasiswa.
Kegiatan Cultural Camp STIEKIA sendiri telah dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut dan pada tahun 2026 memasuki Batch ke-3. Program ini menjadi bagian dari upaya STIEKIA untuk memberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya sekaligus membuka ruang interaksi antara mahasiswa STIEKIA dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Melalui Cultural Camp, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai keberagaman budaya, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung berbagai potensi daerah, institusi pemerintahan, lingkungan pendidikan, serta kehidupan sosial dan budaya masyarakat lokal.
STIEKIA terus mendorong agenda internasionalisasi melalui berbagai program yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan berskala internasional. Upaya tersebut diarahkan untuk memperluas wawasan global, membangun jejaring internasional, serta memberikan pengalaman akademik dan sosial yang lebih luas bagi sivitas akademika.
Kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa internasional sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Bojonegoro sebagai daerah yang terbuka terhadap kolaborasi, pertukaran budaya, dan kerja sama internasional. (Rif/Red)








