Ruko Dua Lantai di Pasar Kedungadem Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Sebuah ruko di Jalan Raya Pasar Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terbakar pada Minggu (30/8/2026) dini hari. Kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan beserta sejumlah barang dagangan.

Ruko tersebut diketahui milik Siti Ulfiah (49). Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, petugas Pos Kedungadem menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.00 WIB.

Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 04.03 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 04.05 WIB. Proses pemadaman berlangsung hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam penanganan tersebut, Damkarmat mengerahkan tiga unit armada, masing-masing satu unit multiguna, satu unit dari Pos Baureno, dan satu unit dari Pos Sumberjo. Jarak lokasi kebakaran dari Pos Kedungadem sekitar 600 meter.

Baca Juga:  Gudang Tembakau di Ngadiluwih Terbakar

Kebakaran mengakibatkan sekitar 75 persen bagian ruko dua lantai berukuran 6 x 30 meter terbakar. Sejumlah barang di dalamnya, seperti sepatu, tas, topi, buku, dan peralatan sekolah, turut terdampak dan total kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah aset di sekitar lokasi. Di antaranya bagian atas ruko milik Siti Ulfiah berukuran 6 x 10 meter beserta uang tunai sekitar Rp50 juta.

Selain itu, bangunan toko milik H Joko di sebelah barat berukuran 12 x 15 meter beserta isinya yang ditaksir senilai Rp1 miliar juga berhasil diselamatkan. Rumah milik warga bernama Tik di sisi selatan bagian barat dengan ukuran 10 x 15 meter beserta isinya yang ditaksir sekitar Rp300 juta juga berhasil diamankan dari kobaran api, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Diduga Berasal dari Tungku Kayu, Dapur Rumah Warga Tlogoagung Kedungadem Terbakar

Sementara itu, berdasarkan laporan awal petugas, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada perangkat CCTV. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait. (Rif/Red)