Proyek Galian Pipa di Kecamatan Kedungadem Menjadi Pertanyaan Warga

Reporter : Wahyu Waluyo Utomo

SuaraBojonegoro.com – Proyek galian pipa untuk di wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro menjadi pertanyaan warga setempat perihal pihak yang bertanggungjawab dalam perbaikan pasca pembongkaran yang dilakukan pihak rekanan pekerjaan proyek galian pipa, Sabtu (14/12/12).

Seperti yang dikeluhkan salah seorang perangkat desa yang enggan disebutkan namanya di wilayah Kecamatan Kedungadem kepada media ini mengatakan jika proyek galian pipa yang melintas di Desanya sangat merugikan, selain tidak adanya kejelasan, menurutnya proyek galian pipa tersebut diduga tidak pernah ada sosialisasi sebelumnya.

“Kami pemdes sama sekali tidak pernah ada undangan sosialisasi terkait proyek tersebut , kasihan warga masyarakat yang dirugikan adanya galian pipa yang tanpa ada kejelasan yang pasti”, ungkap Perangkat Desa.

Baca Juga:  Pekerja Proyek Pipa PDAM di Bojonegoro Abaikan Keselamatan Standart Pekerja 

Pasalnya beberapa jalan desa yang menjadi titik lintasan jaringan pipa harus dibongkar, terlebih lagi pembongkaran yang dilakukan di area depan rumah warga atau toko tentunya masyarakat mempertanyakan pihak yang akan bertanggung jawab nantinya dalam hal perbaikan.

“Motong jalan desa terus mbongkar depan rumah/toko itu tanggung jawab siapa , perorangan – desa – atau CV nya , soale tidak pernah ada sosialisasi ke desa sama sekali di kedungadem”, tambahnya.

Disisi lain Iza selaku pelaksana pekerjaan proyek galian pipa diwilayah Kecamatan Kedungadem menjelaskan jika pekerjaannya tersebut sebelumnya sudah melalui proses sosialisasi keseluruh pihak bahkan pihaknya juga telah memberikan berupa surat pemberitahuan .

“Dari desa – desa itu sudah kami sosialisasi, terus kita juga memberikan surat pemberitahuan ke Kecamatan, Ke Desa, Ke Polsek, Koramil dan jalur – jalur yang kita lalui itu kita kasih surat pak”, kata Iza

Baca Juga:  Pekerja Proyek APBD Tak Pake APD, Ini Kata Tokoh LSM di Bojonegoro

Sedangkan terkait perbaikan lokasi – lokasi yang menjadi lintasan pipa yang dikerjakannya, Iza mengatakan untuk seperti jalan akan dikembalikan seperti semula, akan tetapi jika berada di depan rumah warga atau toko pihaknnya akan membenahi sekedar urugan saja.

“Kalo jalan – jalan poros itu kita kembalikan mas, kalo yang di depan rumah warga itu kita kasih urugan”, tandasnya. (Red/Why)