Pomahan Spectacular Carnival 2026 Dikeluhkan Warga, Lewat Lokasi Acara Disebut Tetap Diminta Bayar

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

 

SuaraBojonegoro.com – Pelaksanaan Pomahan Spectacular Carnival 2026 yang digelar di Desa Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, mendapat keluhan dari sejumlah masyarakat. Keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial terkait penarikan biaya, akses warga, selama kegiatan berlangsung. Sabtu (29/08/2026)

 

Dari sejumlah unggahan dan komentar yang beredar di media sosial, salah satu persoalan yang dipersoalkan masyarakat adalah warga yang mengaku hanya melintas di sekitar lokasi kegiatan. Salah satu komentar menyebut adanya warga yang hendak melintas menuju wilayah Kanor namun diarahkan untuk membayar, meski menurut pengakuannya tidak masuk ke area kegiatan dan hanya melewati lokasi.

 

Dalam foto tiket yang diunggah, tertera biaya kendaraan roda dua sebesar Rp15.000, sedangkan kendaraan roda empat sebesar Rp30.000.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Adanya Proyek Drainase di Bojonegoro, Kontraktor Hanya Janji!

 

“Lewat tok te muleh Nok Kanor di kon mbayar lurr padahal cek sound.e Nok njero,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar media sosial.

 

Komentar tersebut menggambarkan keberatan warga terhadap penarikan biaya terhadap masyarakat yang tidak bermaksud mengikuti kegiatan. Keluhan serupa disampaikan akun lainnya yang meminta pihak Desa Pomahan memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

 

“Pihak desa Pomahan, tulung akeh yg protes, mosok lewat tok, AREP moleh kerjo di tarik 15.000. Ojo bikin malu daerah Pomahan,” tulis akun tersebut.

 

Komentar itu mendapat sejumlah respons dari pengguna media sosial lainnya.

 

Selain persoalan tarif, warganet juga menyinggung mekanisme parkir. Salah satu komentar menyebut adanya penarikan biaya parkir dan mempertanyakan pelayanan yang diberikan. Sementara akun lain mengaku kecewa karena harus memutar arah dan tetap dikenakan biaya ketika berada di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Adanya Proyek Drainase di Bojonegoro, Kontraktor Hanya Janji!

 

Beredarnya keluhan tersebut menunjukkan adanya respons beragam masyarakat terhadap pelaksanaan Pomahan Spectacular Carnival 2026.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Pomahan, Camat Baureno serta Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro belum memberika keterangan ketika dikonfirmasi media ini terkait keluhan tersebut. (Why/red)