Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Melalui Dinas Perdagangan Koprasi dan UMKM (Disdakop-UM)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, gelar Pekan Pembangunan UMKM. Pekan Pembangunan UMKM yang digelar sejak hari Kamis (19/12/24) di Stadion Letjen H. Soedirman tersebut mendapat sorotan dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Mitroatin. Sabtu (21/12/24).
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menilai jika Pekan Pembangunan UMKM di Stadion Letjen tersebut tidak mempertimbangkan kondisi cuaca saat ini.
“Pemilihan lokasi di Stadion Letjen H Soedirman, saya rasa tidak tepat di musim penghujan seperti saat ini,” katanya.
Selain itu pemilihan Stadion Letjen H Soedirman tersebut dinilai tidak mencerminkan sinergitas antara Pemkab Bojonegoro dengan sektor wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya lihat Gofun lebih tepat, lagipula Gofun kan pembayar pajak,” ujarnya.
Perempuan yang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar ini menjelaskan jika, Gofun sebagai pihak swasta selalu mensupport dan memberikan stand gratis kepada pelaku usaha UMKM.
Selain lokasi yang dinilai tidak representatif, Mitroatin juga mengkritisi Penyelenggara acara atau Event organizer (EO) yang diambil dari luar Kota Bojonegoro yang dinilai tidak mensupport konten lokal yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
“Di Bojonegoro banyak sekali EO yang potensial. Mengapa harus dikasihkan ke EO Luar daerah ?Apakah EO di Bojonegoro ini kurang mampu manage acara dimanapun itu di kota kita tercinta ini?,” pungkasnya. (Bim/red).








