Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Ketua Komunitas Purna Bakti Kepala Desa Indonesia (Kompakdesi) Kabupaten Bojonegoro, Lutfin, membantah terkait dengan rekrutmen Pendamping Lokal Desa (PLD) tahun 2025-2030. Melalui sambungan WhatsAppnya Lutfin, menegaskan bahwa rekrutmen tersebut bukan atas nama Kompakdesi. Minggu (20/07/25).
Namun demikian mantan Kepala Desa Gunungsari ini membenarkan jika pelaksana rekrutmen PLD tersebut adalah oknum mantan kepala desa. Secara formalitas DPC Kompakdesi Bojonegoro tidak pernah memerintahkan atau memberi mandat kepada pengurus atau anggota untuk merekrut peserta.
“Pelaksana rekrutmen PLD adalah oknum kepala desa,” katanya.
Lebih jauh Lutfin menegaskan bahwa info rekrutmen PLD tersebut dari oknum mantan kepala desa dan dalam konteks agenda acara Silatnas GemaDesa yang diselenggarakan di solo.
“Lebih jelasnya mengenai rekrutmen PLD itu konfirmasi dengan koordinator setiap kecamatan,” pungkasnya.
Seperti yang diketahui ratusan mantan kepala desa mengaku dimintai sejumlah uang sebagai biaya pendaftaran agar lolos menjadi Pendamping Lokal Desa (PLD). Dari data yang dihimpun ada ratusan kepala desa yang tergabung dalam Komunitas tersebut telah menyetorkan uang sebesar 1 juta. (Bim/red).








