Kepala Kantah Kenang Sosok Try Sutrisno sebagai Teladan Pengabdian

SuaraBojonegoro.com – Suasana khidmat menyelimuti Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bojonegoro menyusul kabar duka atas berpulangnya Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Bapak Try Sutrisno. Segenap keluarga besar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan duka mendalam atas hilangnya salah satu putra terbaik bangsa.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro, dalam pernyataan resminya, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Beliau menyebut almarhum bukan sekadar tokoh nasional, melainkan simbol integritas dan dedikasi tanpa batas bagi negeri.

“Kami, keluarga besar Kantor Pertanahan Bojonegoro, mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Try Sutrisno. Beliau adalah sosok pejuang yang hingga akhir hayatnya terus memberikan inspirasi tentang arti loyalitas kepada negara,” ujar Kepala Kantah Bojonegoro.

Baca Juga:  KANTAH BOJONEGORO AJAK WARGA UKUR KEPUASAN, KOMITMEN TINGKATKAN LAYANAN PUBLIK!

Menurut Kepala Kantah, dedikasi Bapak Try Sutrisno selama menjabat sebagai Wakil Presiden maupun dalam karier militernya, menjadi cermin bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), termasuk di lingkungan ATR/BPN, untuk bekerja dengan tulus.

Penerimaan Amal: Doa dipanjatkan agar segala pengabdian dan amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Ketabahan Keluarga: Harapan besar agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa sulit ini.

Spirit Pengabdian: Mengambil hikmah dari etos kerja almarhum untuk terus meningkatkan pelayanan publik di sektor pertanahan.

“Semoga segala dedikasi beliau menjadi ladang pahala dan semangatnya tetap hidup dalam sanubari kita semua. Amin ya rabbal alamin,” tutupnya.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Buka Layanan Akhir Pekan, Urus Sertipikat Kini Lebih Fleksibel

Sebagai bentuk penghormatan, Kantor Pertanahan Bojonegoro juga turut mengibarkan bendera setengah tiang sesuai dengan instruksi nasional sebagai tanda berkabungnya seluruh rakyat Indonesia. (Red*)