Jembatan Penghubung Kecamatan Malo-Trucuk Ini Sering Rawan Terjadi Kecelakaan !

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – Kondisi jembatan di jalan utama penghubung Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Malo, tepatnya di Desa Tanggir, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggir pun memasang rambu peringatan darurat secara swadaya guna meminimalisir risiko kecelakaan di lokasi tersebut, Minggu (29/03/2026).

 

Kepala Desa Tanggir, Woto, mengatakan pemasangan rambu dilakukan karena kondisi permukaan jalan di sekitar jembatan tidak rata dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Pihak desa berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan permanen.

 

“Harapan kami jalan ini dibangun rata supaya tidak membahayakan pengendara. Sudah sering terjadi kecelakaan pengendara motor, makanya kami pasang rambu-rambu itu,” ujarnya.

Baca Juga:  Inilah 5 Titik Rawan Kecelakaan di Jalan di Bojonegoro Saat Arus Mudik Lebaran 2026

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, papan peringatan dan penanda sederhana dipasang di sekitar area jembatan untuk mengingatkan pengguna jalan agar mengurangi kecepatan. Permukaan jalan terlihat amblas dengan sambungan jalan dan jembatan yang menimbulkan hentakan cukup keras saat kendaraan melintas.

 

Kondisi tersebut dinilai semakin berisiko pada malam hari maupun saat hujan, ketika jarak pandang pengendara terbatas dan kontur jalan sulit terlihat.

 

Sementara itu, berdasarkan informasi pengadaan yang tercantum dalam sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, pekerjaan pada ruas jalan Tanggir–Malo sebelumnya masuk dalam paket konstruksi penggantian jembatan beton dengan nilai kontrak mencapai ratusan juta rupiah yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2024.

Baca Juga:  Bajunya Tersangkut Gear Rantai, Perempuan Ini Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan di Sumberrejo

 

Masyarakat berharap adanya evaluasi serta penanganan lanjutan dari pemerintah daerah agar jalur penghubung antar kecamatan tersebut aman dilalui. (Why/Red)