Bantuan Pangan Bapanas 2026 Desa Ngadiluwih Jadi Sorotan, Pengakuan Warga Diminta Membayar Sejumlah Uang

Reporter : Putut Sugiarto 

 

SuaraBojonegoro.com – Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah melalui program Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, menjadi perhatian sejumlah warga penerima manfaat.

 

Beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku diminta memberikan uang sebesar Rp10 ribu saat menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

GR(45) Warga Dusun Ngulan RT 05/01 Desa Ngadiluwih mengatakan bahwa uang tersebut disebut digunakan untuk kebutuhan operasional pendistribusian bantuan.

“Informasinya untuk biaya cetak undangan dan pengantaran pemberitahuan kepada warga penerima bantuan,” Tutur GR, Kamis (18/06/2026).

 

Dirinya juga menambahkan bahwa keluarga besarnya menerima bantuan yang sama berikut biayanya.

 

Sementara beberapa warga yang lain berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi maupun kesalahpahaman di masyarakat. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan Pemerintah.

 

Terpisah Kepala Desa Ngadiluwih, Yatmo, ketika dikonfirmasi mengenai perihal tersebut belum ada tanggapan atau pun respon. Di hubungi via telepon atau via whatapps tetapi hingga berita ini ditayangkan belum juga ada tanggapan. (Put/Red)