Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Baru diresmikan oleh PJ Bupati Bojonegoro, Gedung Olahraga (GOR) yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, ambruk dibagian pagar depan bangunan. Dari data yang dihimpun bangunan yang diperuntukkan sebagai penunjang sarana dan prasarana olahraga ini baru diresmikan pada bulan ini. Selasa (24/12/24).
Ambruknya pagar ini terjadi pada hari Minggu (22/12/24) diduga akibat hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Kedungadem. Adapun ambruknya pagar tersebut baru diketahui pada sore hari. Di halaman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di tahun 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) menganggarkan pembangunan GOR di Kecamatan Kedungadem sebesar 21 miliar dengan sistem lelang yang dimenangkan oleh CV Devissa Utama yang beralamat di Desa Megale, Kecamatan Kedungadem.
Sedangkan di tahun 2024, Dinpora kembali melakukan lelang pembangunan GOR Kedungadem. Pembangunan GOR tersebut dimenangkan oleh CV Mulya Jaya Prima yang beralamat di jalan Melati Wisma Indah Timur Ledok Kulon dengan nilai Rp2.1 miliar.
Wakil Ketua Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto, mempertanyakan kualitas bangunan GOR Kedungadem tersebut. Menurutnya Politisi Partai Demokrat ini sangat aneh jika bangunan yang baru diresmikan tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Besar kemungkinan kontruksi tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” katanya.
Menurut pria yang sekaligus ketua DPC Partai Demokrat ini menuturkan jika bangunan yang dibangun oleh Pemkab, seharusnya memiliki perencanaan yang matang. Lebih jauh Sukur Priyanto juga mempertanyakan tenaga teknis yang terdapat di tubuh Dinpora.
“Dinpora harus bertanggung jawab soal ini, dan setahu saya di Dinpora tidak ada tenaga teknis. Besok kita akan cek kelokasi dan melihat kontruksi bangunanya,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinpora, Rita Cahyani, membenarkan insiden robohnya pagar GOR di Kecamatan Kedungadem tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa pagar GOR tersebut dibangun pada Tahun 2023.
“Robohnya diakibatkan pondasi atau TPT tergerus air saat terjadi hujan kemarin petang,” pungkasnya. (Bim/red).








