SuaraBojonegoro.com — Kehadiran Brigadir Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 33/Naga Sesha di Kabupaten Bojonegoro membawa semangat baru dalam memperkuat pembinaan teritorial sekaligus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama organisasi insan media serta jurnalis di Markas Komando (Mako) Brigif TP 33/Naga Sesha, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (2/9/2026).
Mewakili Komandan Brigif TP 33/Naga Sesha Kolonel Inf. Slamet Faojan, M.Han., Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kapten Inf. Priyanto menyampaikan bahwa satuan tersebut memiliki tugas pokok di bidang pertempuran darat dan pembinaan teritorial (Binter).
Menurutnya, pembinaan teritorial akan diarahkan pada sejumlah program strategis, salah satunya ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan negara.
“Tugas pokok Brigif TP ini melingkupi pertempuran darat dan pembinaan teritorial (Binter). Sesuai amanat Undang-Undang TNI dan arahan pimpinan, pembinaan teritorial kami titik beratkan pada program ketahanan pangan sebagai fondasi kedaulatan NKRI,” ujar Priyanto.
Ia mengatakan, sinergi dengan media menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas Brigif TP 33/Naga Sesha. Terlebih, satuan tersebut merupakan satuan baru yang banyak diisi prajurit muda.
Priyanto menegaskan pihaknya terbuka terhadap komunikasi dengan insan pers sebagai bagian dari fungsi kontrol sekaligus menjaga profesionalisme prajurit.
“Kami sangat terbuka untuk komunikasi dua arah yang cair. Mata kami terbatas, sehingga sinergi dengan rekan-rekan media sangat penting untuk menjaga profesionalisme prajurit demi menjaga citra positif TNI Angkatan Darat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro Sasmito Anggoro mengapresiasi langkah Brigif TP 33/Naga Sesha yang membuka ruang komunikasi dengan insan pers sejak awal kehadirannya di Bojonegoro.
Menurut Sasmito, keterlibatan TNI dalam pembinaan teritorial, khususnya melalui program ketahanan pangan, berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Kami menyambut baik keterbukaan ini. Insan pers di Bojonegoro siap bersinergi menyampaikan informasi yang konstruktif dan edukatif kepada masyarakat terkait berbagai program pembangunan serta pembinaan yang dijalankan oleh Brigif TP 33/Naga Sesha,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua SMSI Kabupaten Bojonegoro Kustaji. Ia menyatakan kesiapan perusahaan media siber untuk mendukung penyebarluasan informasi mengenai berbagai kegiatan Brigif TP 33/Naga Sesha secara berimbang dan transparan.
“Kami berharap kehadiran satuan ini memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro. Media siber siap membantu menginformasikan berbagai potensi kolaborasi dan kegiatan teritorial agar masyarakat luas dapat memahami serta mendukung program kerja Brigif,” tutur Kustaji.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara TNI dan media di Bojonegoro. Sinergi kedua pihak diharapkan dapat mendukung keterbukaan informasi sekaligus mendorong terciptanya situasi wilayah yang aman, kondusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Red/Lis)








