Kemarau Melanda, BPBD Bojonegoro Pasok 5.000 Liter Air Bersih untuk Ratusan Warga Ngraho

SuaraBojonegoro.com – Dampak musim kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih untuk warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih pada Rabu (15/7/2026).

Fokus penanganan kali ini menyasar Dusun Sambirobyong, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak satu armada truk tangki dikerahkan untuk mendistribusikan pasokan air langsung ke pemukiman warga.

Berdasarkan data di lapangan, krisis air bersih di kawasan tersebut kian meluas seiring meningkatnya suhu udara yang mencapai 25°C dalam kondisi cuaca cerah. Akibat kemarau ini, sedikitnya 390 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di wilayah RT 17 dan RT 19 Dusun Sambirobyong terpaksa harus bergantung pada bantuan air bersih untuk mencukupi kebutuhan domestik sehari-hari.

Baca Juga:  Hendak Selamatkan 2 Anak, Pria Ini Malah Tenggelam di Sungai Begawan Solo Kasiman

Proses dropping air bersih yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.30 WIB tersebut berjalan dengan lancar. Warga tampak antusias mengantre dengan tertib membawa jeriken dan ember untuk menampung air.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menegaskan bahwa dropping air bersih sebanyak 5.000 liter ini merupakan langkah darurat awal guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan tetap terpenuhi.

“Kami menerima laporan bahwa warga di Desa Sugihwaras, khususnya Dusun Sambirobyong, mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat kemarau panjang. Oleh karena itu, hari ini kami bersama tim gabungan langsung menerjunkan armada tangki air ke lokasi,” ujar Heru Wicaksi.

Heru juga mengimbau kepada masyarakat di daerah rawan kekeringan untuk lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air bersih selama musim kemarau ini berlangsung.

Baca Juga:  BPBD Bojonegoro Himbau Warga untuk Hemat Air Bersih Guna Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi di seluruh wilayah Bojonegoro. Sinergi dengan Pemdes dan berbagai pihak akan terus diperkuat agar penanganan dampak kemarau ini bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Aksi tanggap darurat ini dapat terlaksana berkat kolaborasi dan sinergi yang solid di lapangan antara personel BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Bojonegoro, dan Pemerintah Desa (Pemdes) Sugihwaras

Hingga berita ini diturunkan, situasi dan kondisi sosial di wilayah terdampak dilaporkan tetap aman, kondusif, dan terkendali. Tim Agen Informasi Bencana BPBD Jawa Timur wilayah Kabupaten Bojonegoro, M. Nurcholis dan Tulusno BS, menyatakan akan terus bersiaga melakukan pemantauan berkala terhadap potensi perluasan dampak kekeringan di wilayah Bojonegoro. (Rif/Lis)