BPBD Bojonegoro Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan penanganan dampak kekeringan akibat musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan permohonan dari pemerintah desa serta hasil asesmen lapangan yang dilakukan BPBD.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan selama Juni 2026 BPBD telah mendistribusikan 10 tangki air bersih ke sejumlah desa yang mengalami kekurangan air. Bantuan tersebut disalurkan ke Desa Deru, Desa Wotan, dan Desa Sumberharjo di Kecamatan Sumberejo, Desa Sumberejokidul, Kecamatan Sukosewu, Desa Sugihwaras dan Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon serta Desa Papringan, Kecamatan Temayang.

Baca Juga:  Bocah 13 Tahun Dikabarkan Tenggelam, Tim SAR BPBD Bojonegoro Lakukan Pencarian

Memasuki awal Juli 2026, distribusi bantuan kembali dilakukan ke desa-desa yang mengajukan permohonan, yakni Desa Sumberejokidul, Kecamatan Sukosewu, dan Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho.

“Setiap permohonan distribusi air bersih diawali dengan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi sumber air, jumlah warga terdampak, serta ketersediaan pasokan di wilayah setempat. Dengan mekanisme tersebut, bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Heru.

Selain penanganan darurat, BPBD juga telah memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama 2026. Berdasarkan data BPBD, terdapat 20 kecamatan dengan 72 desa yang masuk kategori rawan kekeringan.

Pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan, penyediaan cadangan air bersih, serta penyusunan langkah mitigasi menghadapi puncak musim kemarau. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan dengan cepat apabila kebutuhan masyarakat meningkat.

Baca Juga:  Diduga Akibat Konsleting Listrik, Rumah di Banjarsari Terbakar

BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih diminta segera melapor kepada pemerintah desa setempat atau menghubungi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bojonegoro melalui layanan WhatsApp di nomor 0811-3356-444. (Rif/Red)