SuaraBojonegoro.com – Ada pemandangan berbeda dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilakukan oleh keluarga besar SD Negeri Pejambon 1, Kecamatan Sumberrejo. Alih-alih menggelar upacara formal di sekolah, ratusan siswa justru terlihat asyik bergelut dengan canting dan malam di sentra industri kreatif Huda Batik, Desa Jono, Kecamatan Temayang, Sabtu (02/05/2026).
Kegiatan outing class ini menjadi sarana edukasi nyata bagi siswa kelas satu hingga kelas enam untuk mengenal lebih dekat warisan budaya lokal Bojonegoro. Desa Jono sendiri selama ini dikenal sebagai desa pelopor sekaligus pusat kerajinan batik di “Kota Minyak”.
Kepala SDN Pejambon 1, Hj. Siti Astutik, S.Pd., menyampaikan bahwa metode pembelajaran di luar kelas ini sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih segar dan nyata bagi para siswa.
“Ini adalah upaya menghubungkan teori dengan praktik. Dengan melihat langsung proses produksi dan mempraktikkannya, siswa mendapatkan pemahaman materi secara kontekstual. Kami ingin memotivasi mereka sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujar Siti Astutik di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya mengasah aspek akademis, tetapi juga memperkuat interaksi sosial, kerja sama, serta kemampuan motorik siswa saat mereka belajar menggoreskan motif di atas kain.
Senada dengan hal tersebut, Mbak Susi, pemilik sekaligus mentor di Huda Batik, menekankan bahwa outing class yang efektif tidak harus mahal atau mewah. Baginya, esensi dari pembelajaran ini adalah bagaimana melibatkan keterampilan intelektual dan motorik siswa dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Melalui pengamatan langsung, anak-anak mendapatkan pengalaman baru yang mengurangi kejenuhan belajar di dalam kelas. Mereka terlihat sangat antusias,” imbuhnya.
Suasana semakin meriah saat para siswa mulai mempraktikkan teknik membatik. Keceriaan tidak berhenti di situ; setelah selesai menimba ilmu warisan budaya, rangkaian kegiatan ditutup dengan rekreasi air di destinasi wisata Growgoland untuk melepas penat.
Melalui kegiatan ini, SDN Pejambon 1 berharap semangat Hardiknas 2026 dapat tertanam dalam diri siswa melalui pelestarian budaya sejak dini dan metode belajar yang memerdekakan kreativitas anak. (Red**)








