Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Jalur jalan aspal nasional Bojonegoro bagian Timur masih menjadi sorotan tajam masyarakat pengguna jalan, Meski penambalan jalan telah dilakukan di beberapa titik, kerusakan parah masih menghantui ruas jalan utama yang menghubungkan Babat menuju Kota Bojonegoro.
Pantauan awak media suaraBojonegoro.com di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang berlubang besar dan seringkali tidak terlihat jelas oleh pengendara (samar. red), terutama saat dipacu dengan kecepatan tinggi. Hal ini memicu kekhawatiran besar bagi para pengguna jalan yang melintas, khususnya di jalur Sumberrejo hingga Balen.
Adapun beberapa titik kerusakan yang dinilai paling membahayakan berada berada di jalur masuk wilayah Desa Margomulyo, Kecamatan Balen dengan Lubang-lubang dalam menganga di tengah jalur cepat, kemudian di wilayah Desa Kedungbondo, tampak Kerusakan aspal yang tidak merata membuat guncangan kendaraan sulit dikendalikan.
Dan juga Perempatan Balen ke Arah Timur dengan Kerusakan agak memanjang dan sangat rawan bahaya bagi pengendara sepeda motor atau mobil
Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat dilaporkan seringkali “terjebak” dan kewalahan mengendalikan kemudi setelah menghantam lubang dengan kecepatan tinggi. Kondisi ini diperparah saat malam hari atau ketika hujan, di mana lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga tidak tampak oleh mata.
Warga setempat dan para pelaju harian kini mendesak pemerintah serta instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan permanen yang lebih efektif.
“Pola penambalan yang selama ini dilakukan kurang memberikan solusi jangka panjang karena lubang baru terus bermunculan,” ujar Aldi salah satu pengguna jalan yang ditemui awak media SuaraBojonegoro.com, Kamis (18/2/2026).
”Kondisi jalan berlubang ini semakin hari semakin bertambah banyak. Ini sangat membahayakan nyawa, apalagi kalau kendaraan melaju kencang dari arah Babat. Kami berharap ada perbaikan yang lebih pas, bukan sekadar tambal sulam yang cepat rusak lagi,” tambah Aldi.
Mengingat rata-rata kerusakan jalan terkonsentrasi di jalur sebelah Timur, para pengendara diimbau untuk menurunkan Kecepatan laju kendaraan Terutama saat memasuki wilayah Kecamatan Balen hingga Sumberrejo.
Kemudian pengendara harus Ekstra Waspada agar Tetap fokus pada permukaan jalan untuk menghindari lubang yang samar.
Untuk menghindari kecelakaan agar para pengemudi jug melakukan Jaga Jarak Aman, hal ini juga untuk Guna menghindari pengereman mendadak dari kendaraan di depan yang berusaha menghindari lubang. (Rif/Sas)








