Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Kecelakaan lalu lintas antara mobil pick up Izuzu traga dengan sepeda motor Suzuki Smash merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bojonegoro. Di Jalan PUK Temayang-Sugihwaras, tepatnya di Desa Alasgung, Kecamatan Sugihwaras, Selasa (23/12/2025) pagi.
Kapolsek Sugihwaras, AKP Wahjoe Febrianto, mengonfirmasi insiden yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB tersebut. Menurutnya, kecelakaan ini melibatkan kendaraan pikap bernomor polisi AG-8265-VM yang dikemudikan oleh Purwanto (51) dengan sepeda motor bernomor polisi L-3408-FW yang dikendarai oleh pasangan suami istri, Muntolib (50) dan Sarti (47).
AKBP Wahjoe Febrianto menjelaskan bahwa kejadian bermula saat mobil pikap melaju dari arah barat ke timur. Di lokasi kejadian, pengemudi pick up berusaha menghindari kendaraan lain yang berada di depannya.
“Diduga karena pengemudi pick up mengambil haluan terlalu ke tengah saat menghindar, di saat yang bersamaan muncul sepeda motor Suzuki Smash dari arah berlawanan (timur ke barat). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat terhindarkan,” terang AKBP Wahjoe. Selasa (23/12/2025).
Benturan keras tersebut menyebabkan pengendara motor dan pemboncengnya terpental. Saksi mata di lokasi, yang merupakan perangkat desa setempat, segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Sugihwaras.
Akibat kecelakaan ini, pembonceng sepeda motor, Sarti (47), dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami patah kaki kanan dan luka dalam yang serius. Sementara itu, sang pengemudi motor, Muntolib, mengalami patah tangan kiri dan patah pinggul kanan.
“Petugas kami segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Saat ini, korban selamat (Muntolib) telah dirujuk ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk penanganan medis lebih lanjut,” tambah Kapolsek.
Pihak Polsek Sugihwaras telah melakukan olah TKP awal, mencatat identitas para saksi, dan mengamankan barang bukti. Kasus ini kini telah dilimpahkan ke Unit Laka Sat Lantas Polres Bojonegoro untuk penyelidikan lebih mendalam.
AKBP Wahjoe Febrianto mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat hendak mendahului atau menghindari kendaraan lain.
“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga konsentrasi, terutama di jalur-jalur yang padat atau sempit,” tutupnya. (Rif/Red)








