Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Akibat penurunan angka produksi perusahaan rokok ratusan karyawan PT Rukun Jaya Makmur yang terletak di Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, alami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Fahrudin Fathoni selaku mediator hubungan industri Dinas Tenaga Kerja, Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan dampak efisiensi perusahaan ini cukup besar karena PT Rukun Jaya Makmur berada sangat dekat dengan Cepu, Jawa Tengah, sehingga pekerjanya tidak hanya berasal dari Bojonegoro, tetapi juga dari wilayah Cepu. Jumat (29/08/25).
“Yang terdampak PHK bukan hanya karyawan tetap, tetapi juga karyawan kontrak dan pekerja magang. Data terakhir yang kami terima, ada 596 orang yang terkena dampak,” ungkap Fachrudin.
Dari data yang diperoleh PHK tersebut terdiri dari pekerja magang sebanyak 340 pekerja, pekerja kontrak sebanya 112 pekerja dan pekerja tetap sebanyak 144 pekerja. Sebelumnya, jumlah karyawan PT Rukun Jaya Makmur mencapai 2.221 orang. Namun, setelah proses efisiensi, kini tersisa hanya 1.616 pekerja.
Menurut penjelasan perusahaan, efisiensi ini merupakan konsekuensi dari turunnya produksi. Perubahan pola konsumsi masyarakat dari rokok premium ke rokok dengan harga lebih murah juga menjadi faktor yang ikut memengaruhi. Situasi serupa bahkan dialami oleh perusahaan rokok besar seperti Sampoerna dan Surya.
Meski demikian, Fachrudin menegaskan bahwa PHK tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Untuk karyawan kontrak telah diberikan kompensasi. Perlu dipahami, kompensasi berbeda dengan pesangon. Kompensasi itu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, berupa uang dengan rumus masa kerja (bulan) dibagi 12 lalu dikalikan 4. Sementara untuk karyawan tetap, mereka menerima pesangon sesuai ketentuan,” jelasnya.
Lebih jauh dirinya menegaskan jika gelombang PHK dapat terjadi di perusahaan rokok lainnya apabila terjadi penurunan produksi dan naiknya cukai rokok.
“Karena perusahaan lain juga akan terdampak apabila ada penurunan produksi lagi,” pungkasnya. (Bim/red).








