YBM PLN dan Nurul Hayat Gelar Khitan Ceria, 60 Anak SAH Perjaka

SuaraBojonegoro.com – Yayasan Baitul Maal PLN Bojonegoro jalin mitra kerjasama Laznas Nurul Hayat Bojonegoro untuk selenggarakan kegiatan Khitan Ceria pada Kamis, 19 Juni 2025.

Acara yang berlangsung di kantor PLN Bojonegoro, ini dihadiri Manager PLN UP3 Bojonegoro Yusuf Hadianto, serta jajaran staff, dan sekaligus membuka acara dan pembagian door prize. Juga hadir Ketua YBM PLN M Ronji dan jajaran, Manager Nurul Hayat Bojonegoro Suluh Adi Gunawan dan para santri khidmat Nurul Hayat, 60 peserta khitan dari Banjarjo, Sumberjo, Kapas, Kalitidu, Banjarsari, Trucuk, Padangan, Sugihwaras, dan sebagian wilayah Tuban, juga diikuti adik-adik yatim dhuafa yang secara ekonimi perlu dibantu.

Manager PLN UP3 Bojonegoro Yusuf Hadiyanto menyampaikan rasa syukur terjalin kerjasama pada moment liburan tahun ini.
Program Khitan Ceria, lanjutnya, bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan PLN di wilayah Jawa Timur.

Alhamdulillah, kali ini program khitan massal kerjasama dengan Nurul Hayat bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat. Mudah-mudahan bisa memberi partisipasi terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara.
“Alhamdulillah bagi yang sudah dikhitan nanti wajib menjaga sholatnya, dan doakan kami semua para pegawai PLN,” paparnya.

Baca Juga:  Bersama Nurul Hayat, KDS Bojonegoro Salurkan Sembako Janda Dhuafa

Suluh Adi Gunawan mengatakan, sejak dibuka pendaftaran, kuota peserta terpenuhi. Pasalnya, acara Khitan Ceria merupakan agenda rutin di Nurul Hayat, dengan kolaborasi berbagai pihak sehingga lebih meriah dan dirasakan kemanfatannya untuk warga.

“Semoga peserta senang dan kelak peserta khitan menjadi anak-anak yang sholih, cerdas, sukses dan berakhlakul karimah,” paparnya.

Ketua YBM PLN M Ronji mengaku senang bisa terjalin kegiatan sosial bersama-sama. Selain bisa memberikan kontribusi kegiatan positif juga menjadi sarana membantu masyarakat menunaikan kewajiban khitan.

Harapannya, para peserta khitan menjadi anak-anak yang sholih sukses meraih cita-citanya.

“Semoga acara ini bermanfaat, mohon doanya petugas PLN diberikan keselamatan kekuatan, jaringannya tidak padam, dan yang khitan diberikan keselamatan dan kelancaran,” papar pria berkacamata ini.

Khitan Ceria menjadi agenda rutin, setiap momentum libur sekolah dengan sasaran siswa dari berbagai wilayah di Bojonegoro. Nurul Hayat melibatkan tenaga profesional dengan metode khitan modern sehingga tak sakit dan hasilnya lebih berkualitas.

Baca Juga:  Nurul Hayat dan Komunitas Ojol Bojonegoro Galang Dana untuk Korban Bencana NTT

Gibran, peserta Khitan Ceria asal Desa Bendo Kapas, mengaku tak merasakan sakit ketika dikhitan. Bahkan selesai di khitan, ia bisa turun dari lantai dua gedung PLN tanpa rasa sakit.

Anak kelas TKB ini datang diantar ibu dan kakeknya, lantaran ayahnya kerja di Banyuwangi. Alhamdulillah selain mendapat layanan khitan modern juga mendapat aneka bingkisan, door prize, sarung dan baju, kaos serta uang saku dan es krim dari panitia.

“Awalnya takut dikhitan namun setelah di khitan tidak sakit, Alhamdulillah sudah jadi perjaka,” ucapnya.

Juga Wildan, siswa yatim kelas 4 SD, mengaku senang bisa ikut khitan pas di hari libur sekolah. “Terima kasih Nurul Hayat dan PLN sudah membantu khitan,” paparnya. (Lis/Muh)