SuaraBojonegoro.com — Taman Belajar Sedjati resmi diresmikan pada Minggu, 10 Agustus 2025. Gagasan pendirian taman belajar ini berasal dari Muhammad Shulton Haikal yang memiliki visi membangkitkan semangat literasi anak-anak serta menghadirkan ruang pembelajaran inklusif bagi masyarakat. Untuk mewujudkan gagasan ini, ia mengajak mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) 02 Universitas Bojonegoro (Unigoro) untuk berkolaborasi dalam persiapan hingga pelaksanaan peresmian.
Acara peresmian dihadiri oleh Drs. Ec. M. Anwar Mukhtadlo, M.Si. (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro), Bambang Prakoso, S.Sos., M.IP. (Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca Provinsi Jawa Timur), Amin Mulyanto, S.S. (Penerjemah Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur), dan Dwi Anjarwati, S.Pd. (Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Bojonegoro). Momen puncak acara ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro sebagai simbol dibukanya akses masyarakat terhadap sarana belajar baru ini.
Taman Belajar Sedjati menyediakan fasilitas penunjang literasi, salah satunya perpustakaan yang dapat diakses gratis oleh pengunjung. Selain itu, taman belajar ini berfungsi layaknya tempat les bagi anak-anak dengan program kursus bahasa Inggris dan bahasa Arab. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan bahasa, serta membentuk generasi muda yang gemar membaca dan belajar.
Dalam sambutannya, Muhammad Shulton Haikal menegaskan bahwa Taman Belajar Sedjati tidak hanya sekadar tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pengembangan keterampilan anak. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, di mana anak-anak tidak hanya memperoleh ilmu tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap membaca,” ujarnya.
Sementara itu, Drs. Ec. M. Anwar Mukhtadlo, M.Si. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. “Taman Belajar Sedjati adalah contoh nyata bagaimana gagasan kreatif dapat diwujudkan menjadi sarana belajar yang bermanfaat. Harapan kami, taman belajar ini dapat terus berkembang menjadi pusat kegiatan literasi, membina generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Rangkaian acara peresmian meliputi peninjauan fasilitas taman belajar serta berbagai lomba edukatif seperti mencari kata, teka-teki silang, dan sejumlah permainan literasi lainnya yang dipandu oleh mahasiswa KKN-TK 02 Unigoro. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang hadir, mulai dari pelajar, orang tua, hingga komunitas literasi lokal.
Dengan dibukanya Taman Belajar Sedjati, hasil kolaborasi antara inisiatif individu, mahasiswa, dan dukungan masyarakat, diharapkan tercipta ekosistem literasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi perkembangan pendidikan di Bojonegoro. (Red/Lis)








