SuaraBojonegoro.com – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat kapasitas generasi muda agar mampu bersaing di era digital. Salah satunya melalui Workshop Upscale Video Produk bertajuk “Hasil Berkelas, Modal Ringkas: Rekam, Sunting, Sebar dari Ponselmu” yang digelar di Ruang Angling Dharma, Selasa (21/7/2026), dengan melibatkan 60 wirausaha muda dari berbagai wilayah di Bojonegoro.
Workshop ini menjadi langkah nyata Dinpora dalam mendorong pelaku usaha muda memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi yang efektif, kreatif, dan berbiaya rendah. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali kemampuan memproduksi video promosi berkualitas hanya dengan menggunakan telepon genggam.
Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang Sugianto, menegaskan bahwa penguasaan konten digital kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.
“Saya senang karena produk-produk yang sebelumnya belum begitu dikenal, dengan arahan dan teknik yang tepat dapat tampil lebih berkelas sehingga semakin dipercaya konsumen,” ujar Arif.
Menurutnya, kemampuan memasarkan produk melalui media digital tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kabupaten Bojonegoro melalui lahirnya wirausaha muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
Arif juga mengungkapkan bahwa Dinpora terus memperluas dukungan bagi pelaku usaha muda melalui layanan perizinan usaha yang lebih mudah diakses. Selain workshop, pihaknya akan menggelar program bootcamp sebagai wadah pengembangan kapasitas dan jejaring usaha bagi generasi muda.
“Kami juga menghadirkan layanan perizinan usaha agar semakin mudah diakses. Selain workshop ini, kami akan menyelenggarakan bootcamp. Mudah-mudahan program ini menjadi kebanggaan bagi Bojonegoro,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Dinpora Bojonegoro, Flora Agrishinta, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin dalam program peningkatan kapasitas wirausaha muda yang dilaksanakan setiap tahun.
Ia menyebutkan, pembawa acara kegiatan, Dhita, merupakan alumni Bootcamp Wirausaha Muda Tahun 2025 yang kini berhasil mengembangkan usahanya dan menjadi inspirasi bagi peserta lainnya.
“Workshop ini bertujuan agar peserta mampu menghasilkan video promosi produk yang menarik hanya menggunakan ponsel. Sebanyak 60 peserta berusia 16 hingga 30 tahun mengikuti kegiatan ini, terdiri dari wirausaha muda hasil pendaftaran daring serta SDM Dinpora sebagai pengelola GOR,” jelas Flora.
Selain mengajarkan teknik pengambilan gambar dan penyuntingan video, peserta juga memperoleh materi mengenai strategi menyusun konten promosi yang menarik perhatian calon konsumen sehingga mampu meningkatkan nilai jual produk di pasar digital.
Workshop menghadirkan filmmaker Aji Kusuma Admaja sebagai narasumber utama. Untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan, Dinpora juga berkolaborasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro dengan menyediakan layanan legalitas usaha secara gratis bagi seluruh peserta.
Melalui kolaborasi tersebut, para wirausaha muda tidak hanya memperoleh keterampilan membuat konten promosi digital yang profesional, tetapi juga mendapatkan pendampingan legalitas usaha sebagai bekal untuk mengembangkan bisnis yang lebih kuat, terpercaya, dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif. (Red)








