Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Sebuah video yang memperlihatkan kesalahan galian drainase di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, viral di media sosial pada Jumat (9/1/2026). Galian yang seharusnya diperuntukkan untuk proyek drainase tersebut justru masuk ke pekarangan warga di RT 15, sehingga memicu keluhan masyarakat yang terdampak.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Trucuk, Sunoko, menjelaskan bahwa kesalahan terjadi akibat pelaksanaan di lapangan yang tidak sesuai dengan hasil survei awal. Dalam perencanaan awal alur drainase seharusnya dibelokkan ke arah sawah, bukan lurus hingga mengenai pekarangan warga, terjadinya miss komunikasi antara pihak kontraktor dengan pemdes trucuk
“Sebetulnya drainase itu tidak sampai ke situ. Waktu survei dulu sudah saya arahkan untuk dibelokkan atau dibuang ke sawah. Tapi dari pihak kontraktor malah lurus terus, sehingga perkarangan warga terkena galian,” ujar Sunoko saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).
Sunoko menegaskan bahwa pihak desa telah memerintahkan kontraktor untuk segera memperbaiki kesalahan tersebut. Galian yang terlanjur dilakukan telah ditimbun kembali, dan kerusakan pada paving di depan rumah warga juga diminta untuk dikembalikan seperti semula.
“Kemarin sudah dibetulkan dan saya suruh nimbun lagi. Bekas galian yang merusak depan rumah warga itu ada pavingnya, sudah saya suruh betulin. Kemungkinan hari ini akan dipasang lagi pavingnya,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga terdampak, Bu Likah, mengungkapkan bahwa kesalahan galian tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari keluarganya. Ia mengatakan pengerjaan dilakukan tanpa pemberitahuan yang jelas, dan akses keluar masuk rumahnya menjadi terhambat.
“Waktu itu sekitar jam satu siang rumah saya diketuk, katanya ada pengerjaan galian drainase. Pas saya tinggal, ternyata galiannya salah. Saya cuma minta dikembalikan seperti semula dan segera diperbaiki karena ini satu-satunya akses keluar masuk rumah,” Ujar Bu Likah. Selasa (13/1/2026).
bahwa hingga saat ini perbaikan belum sepenuhnya selesai baru ditimbun dan belum ada pengerjaan pemasangan paving.
Pemerintah Desa Trucuk memastikan perbaikan akan diselesaikan sesuai janji agar akses warga kembali normal dan tidak menimbulkan masalah lanjutan. (Rif/Red)








