Rumah Warga Kedungadem Yang Dibangun Saat Jadi TKW Akhirnya dirobohkan, Simak Penyebabnya!

SuaraBojonegoro.com – Jagat media sosial dan warga Kecamatan Kedungadem dihebohkan oleh aksi nekat seorang istri berinisial NK. Wanita asal Dusun Kalipang, Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro ini memilih merobohkan rumah megah hasil jerih payahnya menggunakan alat berat jenis excavator, Senin (6/7/2026).

Aksi pembongkaran ini sontak menjadi tontonan gratis bagi ratusan warga sekitar yang memadati lokasi kejadian. Menggunakan ponsel pintar mereka, warga riuh mengabadikan detik-detik runtuhnya bangunan yang menjadi simbol hancurnya rumah tangga tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, NK tega meratakan rumah tersebut karena didera rasa kecewa yang mendalam. Selama enam tahun, NK rela banting tulang menjadi buruh migran (TKW) di Hongkong demi mengais rezeki dan mengirimkan uang untuk membangun rumah impian mereka.

Namun, bak air susu dibalas air tuba, sang suami yang berinisial PR diduga kuat memanfaatkan rumah tersebut untuk memasukkan wanita lain (selingkuhan) saat NK masih berjuang di negeri orang.

Baca Juga:  Diduga Dikhianati Saat Jadi TKW di Hongkong, Istri di Kedungadem Bojonegoro Nekat Robohkan Rumah Menggunakan Excavator

“Langsung dibongkar oleh istrinya menggunakan alat berat,” ujar salah seorang warga di lokasi dengan nada heran.

Meski mengundang perhatian massa dan melibatkan alat berat, proses eksekusi ini rupanya berjalan tanpa hambatan maupun keributan fisik. Hal ini dikarenakan kedua belah pihak sebelumnya sudah melakukan mediasi.

Kapolsek Kedungadem, AKP Suiswanto, membenarkan adanya kesepakatan tersebut. Surat pernyataan pembongkaran bahkan sudah ditandatangani pada malam sebelumnya oleh kedua belah pihak, termasuk orang tua PR selaku pemilik tanah, serta disaksikan oleh ketua RT setempat. Sebelum excavator meruntuhkan dinding rumah, tampak sejumlah orang bergotong-royong mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam bangunan.

Kuasa hukum NK, Dedi Lukman Hakim, menegaskan bahwa kliennya memilih jalan ini sebagai bentuk ketegasan. Status pernikahan NK dan PR sendiri sebenarnya masih sah secara hukum, meski hubungan mereka sudah retak akibat dugaan perselingkuhan tersebut.

Baca Juga:  Diduga Dikhianati Saat Jadi TKW di Hongkong, Istri di Kedungadem Bojonegoro Nekat Robohkan Rumah Menggunakan Excavator

“Pembongkaran rumah ini jangan sampai ada penilaian sepihak. Keduanya sudah sepakat untuk dibongkar, karena sang suami tidak mampu membayar atau membeli rumah (bangunan) tersebut dari sang istri. Akhirnya, jalan keluar yang disepakati adalah pembongkaran,” terang Dedi Lukman Hakim kepada awak media.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat membeludaknya warga yang datang menonton, sejumlah aparat dari Polsek Kedungadem tampak berjaga ketat di sekitar lokasi hingga proses pembongkaran selesai. (Sas)*