Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Menjelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Bojonegoro, Ngopi Asik Bersama Amrozi (Ngaji) gelar dialog dengan ketua tim relawan dari masing-masing calon bupati dan wakil bupati yang akan berebut kursi orang nomor satu di kabupaten bojonegoro lima tahun kedepan Dengan mengambil tema “Pemilu Buat Siapa” . Senin (14/10/24).
Amrozi selaku moderator menuturkan jika menjelang Pilbup yang tinggal menghitung hari, akan tetapi situasi di kabupaten Bojonegoro, sepi dari hiruk pikuk Pilbup. Hal inilah yang menjadi pertanyaan sebagian publik apakah Pilbup ini dipacu untuk menag atau hanya sekedar say hello.
“Kok santai-santai amat. Bahkan untuk mencari relawan kesusahan,” katanya.
Sementara itu ketua relawan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Setyo Wahono-Nurul Azizah, Joko Purwanto dalam kesempatan ini menjelaskan jika sebagai seorang muslim dirinya meyakini jika calon pemimpin kabupaten Bojonegoro, telah tertulis di Lauhul Mahfud.
“Jadi kita santai-santai saja,” ujar pria yang disapa Joko Mos Ini.
Menurutnya, Pemilu ini adalah ajang 5 tahun-an yang akan terus berulang yang akan mengadu gagasan dan ide. Menurutnya sampai saat ini masing-masing relawan calon bupati telah gencar memperkenalkan calonnya kepada warga Bojonegoro, bukan untuk saling menjatuhkan. Tidak hanya itu, baik dari kelompok organisasi masyarakat dan partai politik telah menggelar deklarasi untuk calon bupati.
“Kepala Desa dianggap bersalah oleh Bawaslu meski sebelum penetapan calon,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Benny ZK, selaku ketua relawan calon bupati dan wakil bupati Teguh Haryono dan Farida Hidayati, menuturkan jika pertandingan bagi kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati akan dimulai pada tanggal 27 November mendatang.
“Organisasi itu tidak ikut memilih yang memilih itu ya rakyat,” pungkasnya. (Bim/red).








