Perluas Jejaring Global, LPPM Unigoro dan Yayasan Dejavato Fasilitasi Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Internasional

SuaraBojonegoro.com — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Dejavato. Untuk memfasilitasi mahasiswa-mahasiswi Unigoro melaksanakan program pengabdian masyarakat di luar negeri. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antar kedua belah pihak di Gedung Mayor Sogo, Jumat (9/1/26).

Wakil Rektor III Unigoro, Ir. H. Noor Djohar, MM., menyatakan, pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap program-program internasionalisasi. Beliau berharap, program pengabdian masyarakat internasional atau KKN di luar negeri dapat segera direalisasikan. “Misi Unigoro 2026 adalah go international. Meskipun kita telah menorehkan prestasi internasional, kita juga harus memperluas jejaring global melalui program riset maupun pengabdian masyarakat internasional,” terangnya.

Usai penandatanganan MoU, puluhan mahasiswa mengikuti pemaparan program yang disampaikan oleh Dr. Ketut Purwantoro, selaku Dosen Prodi Sastra Jepang Universitas Dian Nuswantoro Semarang sekaligus Ketua Yayasan Dejavato.

Menurut Ketut, untuk mewujudkan misi internasionalisasi harus didukung oleh kesiapan stakeholders kampus, termasuk mahasiswa. Agar selaras dengan slogan berdampak yang digaungkan oleh Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) RI. “Tujuan KKN internasional adalah memberikan kontribusi global. Global mobility yang akan dilaksanakan Unigoro tidak sekedar misi internasionalisasi. Melainkan sebagai bentuk pengembangan akademik, meningkatkan daya saing global, dan peningkatan kompetensi antar budaya,” paparnya.

Sosialisasi yang dimoderatori oleh Faridatul Istighfaroh, M.Pd., berlangsung interaktif. Mahasiswa-mahasiswi Unigoro menyambut baik rencana program pengabdian masyarakat internasional tersebut. (din/lis)