Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana di awal tahun untuk memantapkan langkah pengabdian sepanjang tahun 2026. Pertemuan ini fokus pada penguatan struktur organisasi, evaluasi kinerja, hingga rencana penambahan personel guna memperluas jangkauan “belanja masalah” di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Kewaspadaan (Kabid Was) Bakesbangpol Pemkab Bojonegoro, Dedi Kurniadi, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap capaian tahun sebelumnya. Menurutnya, tahun 2026 harus menjadi momentum pembenahan kualitas kinerja FKDM.
”Apa yang menjadi evaluasi dan kekurangan di tahun lalu akan kita lakukan peningkatan dan pembenahan di tahun 2026 ini. Kami berharap seluruh program kerja kedepan membawa manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat Bojonegoro,” ujar Dedi saat memberikan arahan, Kamis (8/1/2026).
Dedi menambahkan bahwa FKDM memiliki peran krusial sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi potensi konflik maupun isu sosial agar stabilitas daerah tetap terjaga.
Senada dengan hal tersebut, Ketua FKDM Bojonegoro, Aning Wulandari, menegaskan bahwa perencanaan yang matang di awal tahun adalah kunci keberhasilan tugas pengabdian. FKDM tidak hanya sekadar menggali data, tetapi juga menjadi jembatan informasi antara warga dan pemerintah.
”Ada beberapa poin evaluasi dari kegiatan yang belum terlaksana di tahun 2025. Inti kegiatan kita tahun ini adalah sosialisasi masif terkait kondusifitas wilayah dan menyerap aspirasi langsung dari akar rumput,” jelas Aning.
Aning juga menyoroti pentingnya kolaborasi. “Kami memerlukan sinergitas yang kuat, baik dengan lembaga pemerintah maupun pihak swasta, agar seluruh rencana kerja ini dapat terealisasi secara nyata di lapangan,” tambahnya.
Salah satu poin menarik dalam Raker kali ini adalah wacana penambahan personel. Saat ini, FKDM Bojonegoro diperkuat oleh 5 orang anggota inti. Namun, melihat luasnya wilayah dan kompleksitas permasalahan yang ada, penambahan personel dirasa mendesak.
Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan performa lembaga dalam fungsi utamanya: “Belanja Masalah”. Dengan tim yang lebih besar, FKDM diharapkan mampu menjangkau pelosok desa, mendengar setiap keluhan masyarakat, dan melakukan pencegahan dini terhadap munculnya masalah sosial sebelum berkembang menjadi konflik besar.
Melalui raker ini, FKDM Bojonegoro berkomitmen hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keharmonisan dan keamanan Bumi Angling Dharma sepanjang tahun 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut beberapa staf Bagian Pengawasan Bakesbangpol, Anggota FKDM diantaranya Pendeta Iwan Sukmono, Sasmito dan juga Sholikin Ahmad. (Rif/Red)








