Pekerjaan JUT di Bojonegoro Baru Dimulai Oktober, Kepala DKPP: Menunggu Musim Kemarau

Reporter : Waluyo Wahyu Utomo

SuaraBojonegoro.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro memberikan penjelasan terkait belum terealisasinya pembangunan ratusan paket Jalan Usaha Tani (JUT) senilai Rp22,9 miliar, Selasa (23/09/2025).

Kepala DKPP, Zaenal Fanani, yang di hubungi lewat sampungan pesan whatsapp mengatakan bahwa keterlambatan realisasi disebabkan faktor teknis di lapangan. Ga llMenurutnya, pekerjaan JUT memang direncanakan dilaksanakan pada musim kemarau agar lebih mudah, mengingat lokasi pembangunan berada di area persawahan.

“Karena pekerjaan JUT itu di tengah sawah, maka memang direncanakan dikerjakan pada musim kemarau, sehingga memudahkan dalam pelaksanaannya,” terang Zaenal.

Pria yang sebelumnya menjabat Sekretaris DKPP ini memastikan program tersebut akan segera berjalan. Ia menargetkan pelaksanaan fisik dimulai pada awal Oktober 2025.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Sektor Pertanian guna Tumbuhkan Minat Pemuda untuk Bertani dan Tekan Biaya Energi  

“InsyaAllah awal bulan Oktober sudah jalan,” ujarnya.

Sebelumnya, DKPP Bojonegoro merencanakan pembangunan JUT sepanjang 26.162 meter persegi yang tersebar di 22 kecamatan dengan total 127 paket pekerjaan. Setiap paket memiliki pagu anggaran sebesar Rp181 juta, sehingga total anggaran mencapai Rp22,9 miliar. Namun hingga September ini, belum ada satu pun proyek yang terealisasi.

Dengan adanya kepastian tersebut, para petani diharapkan segera merasakan manfaat pembangunan JUT yang bertujuan memperlancar akses distribusi hasil pertanian. (Red/why)