Mengusung Thema Geopark Sangrupa Bojonegoro Akan Gelar Pameran

SuaraBojonegoro.com – Komunitas perupa Bojonegoro Sangrupa kembali akan menggelar pameran senirupa yang melibatkan puluhan seniman baik yang bermukim di dalam kota Bojonegoro maupun yang beraktivitas seni di luar Bojonegoro.

Ekopeye selalu ketua komunitas Sangrupa menyatakan bahwa pameran senirupa yang akan digelar pada 27 juni sampai 1 juli 2025 akan mengusung Thema Geopark Bojonegoro.

“Pameran ini merupakan agenda tahunan dari komunitas Sangrupa. Sebagai wujud rasa bangga kami pada kekayaan alam dan budaya kami mengangkat Thema Geopark,” terang Ekopeye, usai rapat pembentukan panitia pada Sabtu malam (3/5/2025).

Dalam rapat pembentukan panitia yang dilaksanakan di angkringan Kopi Tani turut Kelurahan Klangon, seluruh anggota komunitas yang hadir menyepakati Yuli Setyanto sebagai ketua pelaksana.

Dalam paparan konsep penyelenggaraan, seniman yang dikenal dengan nama Yuli Zedhenk ini menyampaikan bahwa, pameran senirupa ini akan menampilkan berbagai genre seni rupa mulai dari seni lukis, seni grafis, seni patung dan seni instalasi.

Baca Juga:  Inilah Susunan Pengurus Caretaker Dewan Kesenian Bojonegoro

“Karena ini Pameran senirupa, jadi yang ditampilkan bukan hanya seni lukis, ada patung, grafis dsn juga instalasi. Namun stmusnys harus bertema Budaya Geopark Bojonegoro,” terang Yuli.

Dia menambahkan bahwa pameran ini akan dilaksanakan di gedung baru milik Pemkab Bojonegoro yakni gedung pusat informasi groligi gropark yang ada di jalan Panglima Sudirman.

“Pameran akan dilaksanakan di gedung PIG, sekalian meramaikan dan mengenalkan kepada masyarakat bahwa Bojonegoro mempunyai gedung pusat informasi geologi yang disingkat PIG,” tambah Yuli.

Dia berharap suatu saat Bojonegoro mempunyai gedung yang memang dikhususkan untuk kesenian. Sebab menurutnya dengan adanya gedung kesenian tentu akan lebih memacu kreatifitas dan produktifitas para pelaku seni di Bojonegoro.

Baca Juga:  Nyoman Nuarta: Gagasan Besar Harus Berani Diperjuangkan

“Sebab dengan infrastruktur kesenian yang memadai, tentu iklim berkesenian di Bojonegoro akan semakin semarak,” ujarnya.

Meski demikian, dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Bojonegoro, yang mengijinkan menggunakan gedung yang ada. Yang pasti kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dan seniman harus terus terjalin.

Sebab selain pameran, nanti juga akan diisi dengan berbagai acara, antara lain workshop senirupa, melukis bersama dan sarasehan.
“Selama lima hari itu juga akan ada isian kesenian baik tari maupun pertunjukan lainnya yang pasti semua bertema geopark,” pungkasnya. (Lis/red)