Reporter : Moch Arifianto
SuaraBojonegoro.com – Masjid Baabus Shofa secara simbolis resmi diserahkan menjadi aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pada momentum satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, tepat pada (20/02/2026) di Pendopo Malowopati.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menjelaskan bahwa amanah kepemilikan masjid atas nama pribadinya bermula pada 14 Desember 2017. Saat itu H. Tinton bersama keluarga sepakat menyerahkan hibah pemanfaatan Masjid Baabus Shofa untuk kegiatan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMM) Bojonegoro.
Penyerahan tersebut dilakukan oleh keluarga H. Tinton kepada Nurul Azizah yang kala itu menjabat sebagai Ketua BKMM Bojonegoro, dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, H. Roziki.
Selanjutnya, pada November 2020, dilaksanakan penyerahan hibah secara administratif yang ditandatangani oleh H. Tinton dan disaksikan Ketua DMI H. Hanafi serta Kepala Dinas PU SDA Tejo Sukmono. Dokumen tersebut disampaikan melalui staf Kecamatan, Tulus Basuki.
Proses hibah kembali diperkuat pada 30 Juni 2023 dalam pertemuan di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Yayasan Mangun Rekso Kusumo yang dipimpin H. Tinton bersama keluarga secara resmi menyerahkan hibah tertulis Masjid Baabus Shofa kepada Nurul Azizah di hadapan notaris. Turut hadir dalam agenda tersebut Budi Djatmiko selaku takmir masjid dan H. Hanafi sebagai Ketua DMI.
“Matur Bapak Ibu sekalian, pada tahun 2017 dikasih amanat oleh Pak Tinton, masjid itu diserahkan atas nama saya secara pribadi, maka di dalam sertifikat namanya Nurul Azizah. Karena saya merasa tidak ikut apa-apa, maka masjid ini saya serahkan kepada Bupati sebagai aset Pemkab Bojonegoro,” ujar Nurul Azizah.
Ia menegaskan, penyerahan tersebut dilandasi niat agar Masjid Baabus Shofa dapat dikelola secara lebih luas dan profesional sebagai bagian dari aset daerah, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat.
“Kami beserta suami dan seluruh pengurus masjid tidak akan pernah lelah untuk mendarmabaktikan tenaga untuk kemanfaatan Masjid Baabus Shofa,” pungkasnya.
Momentum penyerahan aset ini juga bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro. Secara simbolis, dokumen penyerahan disampaikan kepada Bupati Bojonegoro sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola aset yang transparan dan akuntabel. (Rif/Red)









